KYM Matangkan Program 2026

beritabernas.com – Setiap awal tahun senantiasa menjadi sebuah titik tolak memulai langkah baru, menelurkan program-program yang semakin baik. Momentum awal tahun menjadi sebuah srana introspeksi terhadap apa yang telah dilakukan, menyempurnakan kekurangan yang ada agar menjadi semakin baik.

Berdasar hal itulah Founder Komunitas Yuk Menulis (KYM) Vitriya Mardiyati merasa perlu menggelar pertemuan bersana Penanggung Jawab (PJ) kegiatan dan editor di Gubug Watu Kali, Jalan Raya Asia Ngaglik Sleman, Minggu 11 Januari 2026.

Menurut Vitriya, sepanjang tahun 2025 lalu pihaknya berupaya malakukan silaturahmi kepada tokoh nasional untuk membuka jalan demi suksesnya even-even di 2026. Hampir semua provinsi juga sudah dikunjungi agar Festival Literasi di setiap daerah dapat diselenggarakan.

“Sepanjang tahun saya silaturahmi ke berbagai daerah untuk membuka jalan agar KYM semakin dikenal dan dapat berkiprah mengembangkan literasi di seluruh pelosok negeri. Semoga 2026 ini semua daerah dapat menggelar festival literasi,” harapnya.

Baca juga:

Sebagai puncak kegiatan tahun 2025, rencananya akan diakhiri dengan Festival Literasi Nasional April 2026. Nur Hidayati sebagai koordinator PJ memandu para peserta untuk menyampaikan pengalaman selama ikut di komunitas ini dan usulan even yang diinginkan.

Evi Giasova yang dipercaya untuk even menulis bersama tokoh mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kesiapannya. Namun dirinya meminta arahan terkait teknik dan tahap-tahap pelaksanaannya agar tidak timbul kendala di kemudian hari.

Sementara Harini Catur Utami mengungkapkan rasa bahagianya dapat bergabung menjadi bagan dari KYM. Perempuan yang belum lama memasuki masa purna tugasnya sebagai guru mengaku, menulis adalah kegemarannya. Sehingga keterlibatannya dalam komunitas menulis dijalani dengan bahagia.

Sedangkan Guru MTsN 3 Bantul Sutanto memberi masukan agar di 2026 tahap kegiatan mulai dari pengumpulan karya, edit, cetak dan pengiriman bisa semakin cepat. Karena beberapa even terkadang 3 sampai 6 bulan baru dapat selesai.

“Kegiatan menulis antologi banyak melibatkan siswa, mereka sangat berharap jeda antara pemesanan sampai terkirim tidak terlalu lama,” pinta Sutanto.

Salah satu Editor dari Semin Gunungkidul, Anik mengaku memperoleh pengalaman berharga bergabung di KYM. Berjumpa dengan anggota yang lebih senior.

Menanggapi berbagai usulan, Vitriya berjanji akan menambah penyedia jasa pengantar paket, agar kedepannya proses pengiriman lebih cepat. “Kendala yang kemarin sehari hanya dapat mengirim dalam jumlah terbatas. Kendala lain, terkadang alamat yang dituju tak ada orangnya sehingga barang harus kembali. Kedepannya sistem akan kita perbaiki agar lebih baik,” kata Vitriya. (phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *