beritabernas.com – Denyut olahraga catur nasional akan kembali terasa di Kabupaten Bantul. Pondok Gajah Hotel & Resort Bantul berkolaborasi dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Percasi Bantul siap menggelar Kejuaraan Nasional Catur “Gajah Chess Valentine Cup 2026”, yang akan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (14–15 Februari 2026), di Pondok Gajah Hotel & Resort Ringroad Selatan, Gonjen, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DIY.
Kejuaraan ini digadang-gadang menjadi salah satu turnamen catur paling bergengsi di awal tahun 2026. Tak sekadar ajang kompetisi, event ini juga dirancang sebagai wadah pembinaan berkelanjutan guna melahirkan pecatur-pecatur tangguh yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.
Ketua Panitia, Tono Hartono, menjelaskan bahwa turnamen ini memiliki misi strategis.
Selain meningkatkan prestasi atlet catur, kejuaraan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan motivasi generasi muda untuk menekuni olahraga catur secara lebih serius. “Kejuaraan ini menjadi sarana pembinaan, sekaligus ruang lahirnya talenta-talenta baru yang berbakat. Kami ingin catur semakin digemari, sekaligus menjadi ajang silaturahmi para pecinta catur dalam atmosfer pertandingan yang sportif dan kompetitif,” ujar Tono Hartono, yang akrab disapa Titon.
Baca juga:
- Berhasil Menyisihkan 29 Peserta, Guru MTsN 3 Bantul Tampil sebagai Juara Catur se-Bantul
- Muhammad Dhavid Terpilih secara Aklamasi Sebagai Ketua Pengkab Percasi Bantul
Lebih dari itu, Titon menegaskan bahwa turnamen ini juga membawa misi promosi daerah. Melalui olahraga catur, pihaknya ingin memperkenalkan Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah yang ramah, terbuka, dan serius mendukung perkembangan olahraga prestasi.
Sementara Sekretaris Panitia M Wahyu RS MN menambahkan, kejuaraan ini akan menggunakan sistem Swiss 9 babak dengan format catur cepat (rapid), waktu 15 menit dengan increment 5 detik. Turnamen akan mempertandingkan tiga kategori, yakni Senior/Umum, Pelajar SD/MI, dan Pelajar SMP/MTs.
“Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp43,5 juta, lengkap dengan trophy kejuaraan. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecatur dari berbagai daerah,” kata Wahyu.
Antusiasme peserta diperkirakan sangat tinggi. Namun, demi menjaga kualitas dan kenyamanan pertandingan, panitia membatasi jumlah peserta maksimal 500 orang, terdiri dari 300 peserta kategori Senior/Umum, 100 Pelajar SD/MI, dan 100 Pelajar SMP/MTs. “Jika kuota sudah terpenuhi, pendaftaran otomatis ditutup,” tegasnya.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui Elly (0822 2321 8909) atau Tita (0821 1594 0110). Panitia juga mengingatkan bahwa setiap peserta wajib membawa papan dan buah catur standar serta jam catur sendiri.
Dukungan penuh datang dari Ketua Pengkab Percasi Bantul Muhammad Dhavit, S.Pt. Sebagai ketua yang baru, ia menyambut gembira terselenggaranya kejuaraan catur berlevel nasional di Bantul. Menurutnya, event semacam ini sangat penting untuk menjaga ritme pembinaan atlet, khususnya atlet usia muda.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kejuaraan bergengsi ini. Ke depan, kami ingin terus membina atlet muda agar mampu berbicara di tingkat nasional. Kolaborasi dengan berbagai pihak mutlak diperlukan agar catur Bantul semakin maju dan berkembang,” ungkap Dhavit.
Ia pun berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap olahraga catur sehingga ke depan turnamen-turnamen serupa dapat digelar secara rutin dan berkelanjutan. Dengan konsep matang, hadiah menarik, serta lokasi yang representatif, Gajah Chess Valentine Cup 2026 dipastikan menjadi magnet bagi para pecatur dari berbagai penjuru tanah air. Bantul pun siap menjadi saksi lahirnya strategi-strategi brilian dan talenta-talenta catur masa depan Indonesia. (*/phj)

