Konstitusi Menjadi Pedoman dalam Menjaga Keadilan dan Keseimbangan Hidup Bernegara

beritabernas.com – Konstitusi bukan sekadar dokumen negara yang bersifat formal, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjaga keadilan dan keseimbangan dalam kehidupan bernegara. Sementara pemahaman terhadap hukum tidak hanya penting bagi mahasiswa hukum, tetapi bagi seluruh mahasiswa dan masyarakat, karena pada dasarnya semua warga negara memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai hukum itu sendiri.

Hal itu disampaikan Andreas Chandra, Wakil Ketua bidang Hukum dan Advokasi Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Sleman, dalam kuliah umum bertema Hukum dan Konstitusi di Ruang Aula Univeristas Cendekia Mitra Indonesia, pada Kamis 9 April 2026. Kuliah umum diikuti mahasiswa dari berbagai jurusan, mulai dari Prodi Psikologi, Manajemen, Sistem Imformasi dan Dkv.

Kehadiran peserta dengan latar belakang yang berbeda ini membuat suasana kuliah umum terasa lebih dinamis. Setiap mahasiswa membawa sudut pandang masing-masing, sehingga pembahasan yang berlangsung tidak hanya terpaku pada teori, tetapi juga menyentuh realitas yang terjadi di masyarakat.

Suasana semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi. Antusiasme mahasiswa terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Tidak sedikit peserta yang mengaitkan materi dengan kasus-kasus yang sedang ramai diperbincangkan, sehingga diskusi terasa lebih relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Narasumber pun merespons setiap pertanyaan dengan santai namun tetap mendalam, sehingga peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah.

Baca juga:

Interaksi yang terbangun dalam sesi diskusi ini menjadi salah satu poin menarik dari kegiatan. Mahasiswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berpikir dan berani menyampaikan pendapat. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya hukum dan konstitusi mulai tumbuh di kalangan mahasiswa.

Setelah sesi kuliah dan diskusi berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi berupa foto bersama antara narasumber, panitia, dan seluruh peserta. Suasana terasa hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi penutup yang menyenangkan dari rangkaian acara hari itu.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami peran hukum dan konstitusi dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai nilai yang bisa diterapkan dalam bersikap dan mengambil keputusan. Kuliah umum ini juga diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga membuka cara berpikir yang lebih kritis dan peka terhadap isu-isu yang ada di sekitar.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi yang bermanfaat bagi mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang sadar hukum dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. (*/phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *