Kunjungi Gereja Kotabaru, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Ucapkan Selamat Paskah 2026

beritabernas.com – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta, FX Wisnu Sabdono Putro dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengunjungi Gereja Katolik Santo Antonius Padua, Kotabaru, Sabtu 4 April 2026. Kunjungan pada pukul 16.30 WIB ini dimaksudkan untuk memastikan kelancaran ibadah sekaligus memberikan sapaan hangat kepada umat Kristiani yang merayakan Tri Hari Suci.

Baca juga:

Pada kesempatan itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengucapkan selamat merayakan Paskah 2026, hari raya Kebangkitan Yesus Kristus.

Dalam kunjungan itu, Wali Kota Yogyakarta bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta disambut langsung oleh Kepala Paroki Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Romo Nicolaus Devianto Fajar Tri Nugroho SJ. Romo Fajar mengapresiasi kehadiran jajaran pemerintah di tengah kesibukan mereka.

Pantau Malam Paskah di Gereja Kotabaru, Wali Kota Yogyakarta tekankan pentingnya toleransi dan gotong royong. Foto: Istimewa

“Kehadiran pejabat publik menjadi peneguhan spiritual bagi sekitar 4.000 umat yang memadati gereja pada sesi pertama perayaan Ekaristi Malam Paskah tersebut,” kata Romo Fajar.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan ucapan selamat merayakan Paskah 2026 kepada seluruh umat Katolik. Ia mengapresiasi kerukunan antarumat beragama yang terjaga dengan sangat baik di wilayah Yogyakarta. Hasto mencontohkan bagaimana harmoni tersebut tercipta melalui saling dukung antar-tokoh agama dalam berbagai kegiatan lintas iman.

“Kami bersyukur karena di Kota Yogyakarta toleransi beragama sangat baik sekali. Kami sangat merasakan bahwa di Jogja ini toleransinya sungguh luar biasa. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menjaga toleransi yang sudah baik ini,” ujar Hasto Wardoyo di hadapan umat.

Wali Kota, Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Kepala Paroki bersama Forkompimda Kota Yogyakarta. Foto: Istimewa

Selain isu toleransi, Wali Kota juga menyoroti aspek keamanan dan ketertiban kota selama rangkaian ibadah berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihak Kepolisian dan TNI telah dikerahkan untuk menjaga sudut-sudut kota agar pelaksanaan Ekaristi berjalan kondusif. Di sisi lain, Hasto mengajak komunitas gereja untuk terus mendukung program lingkungan, terutama dalam pengelolaan sampah melalui gerakan “Mas Joss” (Masyarakat Jogja Olah Sampah).

“Kami mengapresiasi komunitas gereja yang sudah mendukung kami untuk bergotong-royong. Kami berusaha keras membersihkan wilayah Kotabaru agar gereja di sini bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman,” kata Wali Kota Yogyakarta.

Menurut Romo Fajar Tri Nugroho SJ, pada Malam Paskah tahun ini, pihaknya menggelar tiga kali sesi perayaan guna mengakomodasi ribuan umat. Ia berharap makna Paskah tahun ini dapat membangkitkan pengharapan dan semangat berbagi antar-sesama, selaras dengan posisi gereja yang berada di kawasan heterogen.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Romo Fajar Tri Nugroho SJ bersama Ketua DPRD Kota Yogyakarta FX Wisnu Sabdono Putro dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta. Foto: Istimewa

“Harapan saya sebagaimana tadi Bapak Wali Kota, bahwa Kotabaru menjadi bagian dari Kota Jogja, maka kami pun mengusahakan bagaimana toleransi itu tetap dijaga. Terlebih di jalur ini ada Gereja Katolik, HKBP, dan Masjid Syuhada. Kami ingin terlibat dalam membangun toleransi dalam lingkup yang bisa kami cakup,” kata Romo Fajar.

Suasana haru dan khidmat tampak menyelimuti ruang gereja saat jajaran Forkopimda menyalami perwakilan umat. Kehadiran unsur pemerintah ini tidak hanya memberikan rasa aman secara fisik, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan di tingkat akar rumput, membuktikan bahwa keberagaman di Kota Yogyakarta tetap menjadi fondasi utama pembangunan daerah. (phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *