Prof Hari Purnomo dan Capaian 8 Tahun FTI UII

beritabernas.com – Prof Dr Ir Hari Purnomo MT IPU ASEAN.Eng, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII selama dua periode yakni tahun 2018-2022 dan 2022-2026 menorehkan berbagai prestasi. Guru Besar di bidang ergonomi ini juga dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan ergonomi industri, sistem kerja dan peningkatan produktivitas berbasis pendekatan human-centered design di Indonesia.

Kiprah akademik Prof Hari Purnomo ditandai dengan berbagai penelitian tentang perancangan sistem kerja yang aman, sehat dan efisien serta integrasi ergonomi dalam rekayasa industri dan manajemen operasi.

Selain itu, ia juga aktif menulis di jurnal ilmiah dan forum akademik serta berperan dalam membimbing banyak peneliti muda dan mendorong penerapan prinsip ergonomi pada sektor manufaktur, UMKM dan layanan publik. Pemikirannya menekankan pada pentingnya keselarasan antara manusia, teknologi dan lingkungan kerja guna mencapai kinerja organisasi yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pekerja.

Baca juga:

Dengan gaya kepemimpinan yang tegas menciptakan disiplin, kejelasan aturan dan konsistensi dalam bekerja ataupun studi bagi Mahasiswa S1, S2 maupun S3 yang dibimbingnya. Sikap tegas tersebut membuat civitas akademik di FTI UII dapat lebih memahami tanggung jawab serta target yang harus dicapai.

Ketegasan yang adil menumbuhkan rasa hormat dan kepastian, meminimalkan kelalaian serta mengarahkan energi kerja pada tujuan bersama. Dampaknya, semua menjadi lebih tertib dan produktivitas kinerja meningkat. Hal ini juga berlaku bagi mahasiswa. Dapat lulus studi tepat waktu dengan IPK optimal dan waktu tunggu kerja 0 tahun.

Indikator capaian lainnya adalah saat awal menjabat baru ada 7 program studi (prodi) dengan rincian 5 program sarjana dan 2 program magister, namun saat ini telah memiliki 15 prodi dengan rincian 8 program sarjana, 4 program magister, 2 program doktor dan 1 program profesi insinyur.

Prof Dr Ir Hari Purnomo MT IPU, ASEAN.Eng, Dekan FTI UII (tengah). Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Ke-15 Prodi tersebut adalah Prodi Sarjana (S1) meliputi Teknik Industri (+ IP), Teknik Kimia (Proses Industri Hijau) – (+ IP), Teknik Elektro (+IP), Informatika (+ IP), Teknik Mesin, Informatika- Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Rekayasa Tekstil.

Kemuian, Prodi (S2) Magister, meliputi Manajemen Rekayasa Magister Teknik Industri, Informatika, Magister Rekayasa Elektro, Magister Teknik Kimia, dan Prodi Doktor (S3) meliputi Doktor Rekayasa Industri, Doktor Informatika serta Profesi Insinyur.

Selanjutnya tidak kalah penting adalah akreditasi, saat ini terdapat 2 atau 13% prodi “Unggul + Internasioal”, 6 atau 40% prodi “Unggul”, selanjutnya 2 atau 13% “Baik Sekali” dan 4 atau 27% “Baik” serta 1 atau 7% “Minimun” (red-baru dibuka Maret 2026).

Akreditasi sangat penting bagi perguruan tinggi karena menjadi tolok ukur mutu akademik, tata kelola, dan kredibilitas institusi yang menjamin kualitas pendidikan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dan daya saing lulusan.

Hal ini merupakan salah satu kontribusi Prof Hari Purnomo sebagai alumni membuat momentum penting bagi civitas akademika UII dalam penguatan kepemimpinan visioner yang mampu membawa UII kian unggul, berdaya saing global, dan tetap kokoh berakar pada nilai-nilai keislaman. (*/phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *