beritabernas.com – Paroki Kristus Raja Baciro Yogyakarta bersama Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Kevikepan Yogyakarta Timur dan Badan Kerjasama Antar Denominasi Kristen (BKSADK) Yogyakarta menyelenggarakan Seminar Ekumenisme di Aula Gereja Kristus Raja Baciro Yogyakarta, Kamis 8 Januari 2026 mulai pukul 18.00 WIB.
Seminar dengan tema Ekumenisme: Sejarah, Refleksi dan Praksis Karya Bersama di Tingkat Lokal ini dalam rangka menyambut Pekan Doa se-Dunia untuk Kesatuan Umat Kristen 2026. Seminar ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menumbuhkan pemahaman dan semangat ekumenisme yang lebih mendalam di tengah umat Kristen lintas denominasi, khususnya dalam konteks kehidupan menggereja dan bermasyarakat di Yogyakarta.
Baca juga:
- Doa Bersama Gereja Katolik dan Kristen untuk Menyiapkan Generasi Toleran Lintas Agama
- Umat Kristiani di Yogyakarta Sangat Antusias Mengikuti Ibadah Oikumene
Melalui seminar ini, umat diajak untuk merefleksikan kembali panggilan kesatuan umat Kristen sebagaimana didoakan oleh Yesus sendiri, “supaya mereka semua menjadi satu” (Yoh. 17:21) sekaligus memahami perjalanan panjang gerakan ekumenisme, baik secara global maupun lokal.
Tampil sebagai narasumber dalam seminar ini adalah Pdt Dr Jozef MN Hehanussa M.Th, Dosen Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana. Ia mengulas sejarah dan dinamika ekumenisme dalam konteks Gereja-Gereja Kristen di Indonesia.
Selain itu, Rm Dr Martinus Joko Lelono Pr M.Hum, Dosen Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma, yang memaparkan perkembangan ekumenisme dalam Gereja Katolik secara global serta arah dan praksisnya di tingkat lokal. Kedua narasumber saling melengkapi dalam membangun refleksi bersama mengenai peluang dan tantangan kerja sama lintas denominasi Kristen yang realistis dan kontekstual.

Seminar ini tidak hanya dimaksudkan sebagai pengayaan wawasan teologis dan historis, tetapi juga sebagai ruang dialog dan refleksi pastoral yang mendorong lahirnya bentuk-bentuk karya bersama di tingkat lokal. Dengan demikian, semangat ekumenisme tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan terwujud dalam sikap saling memahami, bekerja sama, dan memberi kesaksian iman Kristen yang utuh di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Ibadah Bersama Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristen yang akan dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026 di Gereja Kristus Raja Baciro, Yogyakarta. Diharapkan, melalui seminar ini, umat dapat menghayati ibadah bersama tersebut secara lebih mendalam sebagai perayaan iman akan kesatuan umat Kristen yang hidup dan nyata.
Seminar ini terbuka bagi umat Kristen lintas denominasi, pengurus gereja, aktivis ekumenis, undangan dari anak-anak SMA Kristen-Katolik di Yogyakarta serta umat Paroki Kristus Raja Baciro dan jemaat Gereja-Gereja Kristen di Yogyakarta. (*/phj)

