beritabernas.com – Kamar Dadang dan Industri (Kadin) DIY mengadakan acara Syawalan 1417 H di Ndalem Mangkumen Yogyakarta, Sabtu 4 April 2026. Acara tersebut dihadiri Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus KADIN DIY serta pengurus Kadin se-Kabupaten/Kota DIY dan Dinas/Instansi/Lembaga mitra KADIN DIY. Peserta syawalan tersebut mencapai 200 orang.
GKR Mangkubumi, Ketua Umum Kadin DIY, mengatakan, momentum Syawalan merupakan tradisi luhur masyarakat Yogyakarta yang sarat dengan nilai kebersamaan, persaudaraan dan saling memaafkan. Dalam semangat Idul Fitri, kita tidak hanya mempererat silaturahmi secara personal, tetapi juga memperkuat komitmen kebersamaan sebagai bagian dari ekosistem dunia usaha yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kemajuan daerah.
“Tema yang diangkat Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kolaborasi untuk Ekonomi Daerah mengandung makna yang sangat mendalam,” kata GKR Mangkubumi.

Menurut Ketua Umum Kadi DIY, dalam dinamika ekonomi yang terus berkembang, tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Kemajuan ekonomi daerah hanya dapat terwujud melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Kadin DIY memandang bahwa peran dunia usaha bukan sekadar menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, Kadin DIY terus berkomitmen untuk mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif, memperkuat daya saing pelaku usaha, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan ekonomi daerah,” kata GKR Mangkubumi.
GKR Mangkubumi menjelaskan DIY memiliki potensi besar, baik dari sisi kreativitas masyarakat, kekuatan UMKM, sektor pariwisata, pendidikan, maupun ekonomi kreatif. Potensi tersebut akan memberikan dampak yang lebih besar apabila dikelola melalui kemitraan yang solid dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Baca juga:
- GKR Mangkubumi: Kadin DIY Berkomitmen untuk Bersinergi dan Berkolaborasi secara Aktif dengan Pemerintah Daerah
- Kadin DIY Dorong Direct Flight Bangkok -Yogyakarta dan Kerja Sama Ekonomi Baru
“Melalui momentum Syawalan ini, saya mengajak seluruh keluarga besar Kadin DIY untuk terus memperkuat kebersamaan, memperluas jejaring kerja sama, serta membangun semangat gotong royong dalam memajukan perekonomian daerah,” harap GKR Mangkubumi.
Sementara Prof drh Agung Budiyanto MP PhD, Guru Besar FKH UGM, mengatakan, syawalan bukan sekadar tradisi berkumpul dan bersilaturahmi. Menurut Agung, syawalan adalah momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai yang telah kita latih selama bulan Ramadhan. Ada tiga isu penting yang tidak bisa dilepaskan dari Ramadhan dan harus kita bawa dalam kehidupan setelahnya, yaitu ketaatan, kejujuran, dan kesetiaan.
Menurut Ustadz Agung, syawalan ini seharusnya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita: (1) Taat kepada Allah dalam setiap langkah kehidupan. (2) Jujur dalam setiap perkataan dan perbuatan. (3) Setia pada amanah dan nilai-nilai kebaikan. Jika tiga nilai ini kita jaga—ketaatan, kejujuran, dan kesetiaan—maka inshaa Allah kehidupan kita akan dipenuhi keberkahan, hubungan kita akan dipenuhi kepercayaan, dan usaha kita akan mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Dalam kesempatan tersebut Kadin DIY juga memberikan bantuan dan dukungan kepada panti asuhan. Hadir juga dalam acara syawalan tersebut Dr. Sri Darmadi Sudibyo, SH., MH (Kepala Perwakilan BI DIY), Brigjen (TNI) Yuniar Dwi Hantono (Danrew 072/Pamungkas). Wawan Harmawan, SE., MM (Wawali Yogyakarta), Ir. Sri Nurkyatsiwi (Asekda Bidang Administrasi Umum Setda DIY) dan Santoso Rohmad (Dirut Bank BPD DIY).
“Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberi dukungan baik finansial dan non-finansial sehingga acara Halalbihalal/Syawalan KADIN DIY daat berjalan dengan lancar dan baik,” kata Drs Heroe Poerwadi MA, Ketua Panitia. (phj)

