75 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Tahta Suci Vatikan, PWKI dan Palmerah Syndicate Terbitkan Buku “Bersama Mengarungi Zaman”

beritabernas.com – Paguyuban Wartawan Katolik Indonsia (PWKI) bersama Palmerah Syndicate menerbitkan buku berjudul Bersama Mengarungi Zaman dalam rangka 75 tahun hubungan diplomatik antara negara Indonesia dan Takhta Suci Vatikan.

Buku tersebut diluncurkan Dubes RI untuk Takhta Suci Trias Kuncahyono di Wisma KBRI, Kamis 26 Maret 2026). Dalam acara peluncuran buku tersebut, Mgr John D Putzer yang mewakili Mgr Paul R Gallagher, Sekretaris Hubungan Dengan Negara-Negara dan Organisasi Internasional Pemerintah Takhta Suci, memberikan sambutan yang hangat.

Acara peluncuran buku yang dilakukan pukul 11.00 waktu Roma ini juga dihadiri para duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat KBRI Takhta Suci dan anggota IRRIKA (Ikatan Rohaniwan Rohaniwati di Kota Abadi).

Menurut AM Putut Prabantoro, Pendiri sekaligus Penasihat PWKI, mengatakan, buku yang diterbitkan Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) dan Penerbit Palmerah Syndicate ini memuat tulisan Menlu RI Sugiyono, Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin, Dubes RI Trias Kuncahyono dan Romo Gregorius Budi Subanar SJ, seorang rohaniwan.

Baca juga:

Sementara Dubes RI Trias Kuncahyono, mengatakan, buku itu dibuat karena didorong belum ada buku yang mengulas sejarah hubungan diplomatik antara Indonesia dan Takhta Suci, Vatikan. Dengan demikian, buku ini bisa menjadi referensi lengkap bagi siapa saja yang ingin mendalami sejarah hubungan diplomatik kedua negara. Untuk itu, ia mengucapkan terimakasih kepada PWKI dan Palmerah Syndicate yang telah menerbitkan buku ini.

Editor buku tersebut Algooth Putranto dari PWKI menjelaskan bahwa, proses buku tersebut berlangsung 6 bulan sejak Agustus 2025. Semula buku tersebut direncanakan diluncurkan pada akhir 2026, namun kemudian diputuskan pada bulan Maret 2026 bertepatan dengan momentum yang lebih pas, yakni penandatanganan MoU penggunaan secara resmi bahasa Indonesia di Vatican News pada Rabu 25 Maret 2026.

AM Putut Prabantoro selaku penanggungjawab penerbitan buku yang juga Founder PWKI menjelaskan bahwa Palmerah Syndicate merupakan lembaga penerbitan buku yang dikelola oleh para wartawan purna tugas dari Harian Kompas.

Dubes RI untuk Tahta Suci Vatikan Trias Kuncahyono (ketiga dari kanan) bersama Founder PWKI AM Putut Prabantoro (paling kanan), Pengurus PWKI Mayong Surya Laksono (kedua dari kanan) dan pengurus PWKI lainnya. Foto: Dok PWKI

“Kolaborasi penerbitan buku antara KBRI Untuk Takhta Suci, PWKI dan Palmerah Syndicate dilakukan secara intens dan hati-hati. Alasan utama adalah, buku tersebut merupakan buku bilingual atau dwi-bahasa yakni Indonesia dan Italia. Ada ungkapan-ungkapan dalam terjemahannya harus disesuaikan secara budaya dan linguistic dari kedua bahasa. Untuk itu perlu kehati-hatian dan kecemartan ekstra,” ujar Putut Prabantoro.

Buku setebal 143 halaman ini memuat testimoni yang diberikan para tokoh lintas agama Indonesia, seperti Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA (Menteri Agama Republik Indonesia), Kardinal Ignatius Suharyo (Uskup Keuskupan Agung Jakarta dan Uskup Umat Katolik TNI/Polri), Prof Dr Haedar Nashir MSi (Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah), KH Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Bhikhu Dhammasubho Mahāthera (Sangha Theravada Indonesia) dan Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty (Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia/ PGI).

Selain itu, testimoni dari Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia/PHDI), Prof Dr Philip K Widjaja (Ketua Umum PP Persatuan Umat Buddha Indonesia/Permabudhi), Dr KH Marsudi Syuhud MA (Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia/ MUI), Naen Soeryono SH MH (Ketua Presidium Pusat Majelis Luhur Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Indonesia/ MLKI), HE Archbishop Piero Pioppo (Duta Besar Takhta Suci Untuk Republik Indonesia), dan Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC (Ketua Umum Konferensi Waligereja Indonesia-KWI). (*/phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *