beritabernas.com – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul Dian Mutiara Sri Rahmawati mendorong berkembangnya literasi di Bumi Projototamansari. Ia sendiri sangat senang dengan kerja sama yang telah dijalin dengan Komunitas Yuk Menulis (KYM) pimpinan Vitriya Mardiyati. Festival Literasi Bantul yang diselenggaran beberapa waktu lalu menjadi bukti komitmen bersama dalam upaya mengembangkan literasi.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul Dian Mutiara Sri Rahmawati yang akrab disapa Bu Dian saat menerima silaturahmi PJ KYM Sutanto di kantornya, Senin 22 Desember 2025.
Baca juga:
- Puncak Festival Literasi Bantul, Bunda Literasi Launching Buku Eksotika Bumi Projotamansari
- Guru MTsN 3 Bantul Raih Tiket Festival Literasi Nasional
Bu Dian menyatakan kesediaannya untuk tetap menjalin kerja sama untuk even serupa tahun 2026 mendatang.
Pada kesempatan itu, Sutanto mewakili KYM menyerahkan cinderta mata dan buku Eksotika Bumi Projotamansari (kumpulan puisi tentang potensi wisata dan kerajinan di Bantul) hasil dari kegiatan Festival Literasi Bantul. Total buku yang diterbitkan adalah 30 jilid ditulis ribuan pelajar dan guru se Bantul dari jenjang SD/MI, SP/MTs maupun SMK/MA/SMA.

“Jika tahun 2024 hanya menggandeng 4 tokoh, untuk 2025 bertambah menjadi 7 tokoh yang turut menulis di buku ini,” kata Sutanto.
Menurut Sutanto, dalam kegiatan literasi, khususnya menulis, terdapat sejumlah tantangan yang sering dihadapi oleh pelajar, guru maupun masyarakat umum. Tantangan ini bisa berasal dari faktor internal maupun eksternal. Di antaranya minat dan motivasi yang rendah, keterbatasan ide dan daya imajinasi, penguasaan bahasa yang kurang, penguasaan bahasa yang kurang, keterbatasan waktu dan konsistensi, takut salah dan takut dikritik, rasa takut dianggap tulisannya jelek, salah, atau tidak layak dibaca orang lain, minimnya apresiasi dan publikasi, pengaruh teknologi dan budaya.
“Kolaborasi dengan para tokoh, akan menjadi daya tarik tersendiri untuk suksesnya sebuah even. Itu yang ingin kami terus bangun dan pertahankan,” tandas Sutanto. (phj)
There is no ads to display, Please add some