Gebyar Reuni Alumni STIM-AMP YKPN Yogyakarta Berhadiah Emas

beritabernas.com – Sebanyak 280 alumni Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM)-dulu Akademi Manajemen Perusahaan (AMP) YKPN-Yogyakarta menghadiri Gebyar Reuni Emas atau 50 tahun di
Grand Ballroom The Alana Hotel Yogyakarta, pada Sabtu 3 Januari 2026.

Gebyar Reuni Emas dikuti 280 alumni dari berbagai angkatan yang datang dari berbagai kota di Indonesia itu menyatu dalam keakraban dan kebersamaan. Lagu Indonesia Raya dan selamat datang Yogyakarta mengawali acara yang setelah doa yang dibacakan oleh H Susi Herwanto, alumni AMP STIM angkatan 78.

Otto Saksono, Ketua Panitia Reuni Emas mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua STIM YKPN Dr Suparmono MSi beserta Dra Ralina Trasistari MSi (Waket 3) dan dan Dra Siti Remi MM (Waket 1) dan ikut serta menyemarakan reuni emas ini.

Acara yang dipandu Cristine ini dimeriahkan oleh Home Band Panjul Tono Bambang dan diikuti Evio Multi Media, The Alana Hotel, Luhur Kreatif, Batik Gee, Corna Collection. Melalui reuni ini diharapkan akan semakin erat dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi. “Semoga reuni mendatang masih sehat semua dan dapat berjumpa lagi,” ucap Otto Saksono.

Baca juga:

Sementara Dr Suparmono M.Si, Ketua STIM YKPN, mengapresiasi seluruh panitia yang menyiapkan acara dari swakelola dan swadana secara baik. Ia memohonan karena pada malam tasyukuran Dies Natalis ke-50 STIM YKPN dan peresmian storry wall tidak mengundang seluruh alumni yang sudah datang di Yogyakarta.

“Reuni Emas ini merupakan tonggak sejarah yang sangat bermakna dan mampu memberi kesan yang mendalam. Untuk itu, kami atas nama lembaga mengucapkan terima kasih atas masukan dari para alumni. Saran dan kritikan yang membangun demi kemajuan STIM YKPN akan kami terima,” kata Dr Suparmono MSi.

Reuni emas sangat spektakuler dengan penampilan alumni angkatan 85, 87, 88, 76-78, 91,92,93, 84 dan pesembahan angkatan 81 yang dipandu oleh pembawa acara Christine yang selalu kocak dan pinter nyanyi ini dan didukung oleh Home Band yang tampil memukau. Acara juga dimeriahkan dengan peragaan busana (fashion show) Alumni AMP YKPN bersama pendukung Batik Gee.

Penampilan panitia putra yang didukung oleh busana Corna Colletion menambah semarak saat menyanyikan lagu Selamat Datang Yogyakarta bersama panitia putri yang menggunakan kebaya yang sangat anggun.

Dalam Reuni Emas ini juga diberikan kepada alumni angkatan 76, 77 dan 78 yang terpilih sebagai angkatan dengan penampilan terbaik dengan sajian lagu “Jangkrik Genggong dan Bunda Piara”.
Sedangkan angkatan 85, 88 dan angkatan 78 terpilih sebagai peserta yang paling banyak membawa anggota alumni yang hadir dalam reuni emas.

Wiwied menerima penghargaan sebagai penampil terbaik setelah menyanyikan lagu Jangkrik Genggong dan Bunda Piara. Foto: ZB Darmadi

Penyerahan vandel dari Rosa Maria selaku Ketua Keluarga Alumni AMP-STIM YKPN kepada Dr Suparmono MSi, Ketua STIM. Kusmiyanto dari angkatan 77 menyampaikan bahwa walaupun saat itu kuliahnya hanya di Balai Rukun Kampung (Surokarsan, Tamansiswa), akan tetapi semangat pantang menyerah untuk menuntut ilmu terus menyala, termasuk para dosen yang mengajar dari UGM.

Bahkan tahun 77, 78 sudah punya tim mahasiswa yang kuat di bidang sepak bola, punya group band dan kegiatan mahasiswa pencinta alam (Mapala). Kusmiyanto berharap semua alumni STIM-AMP YKPN semakin sukses.

Detik-detik akhir pagelaran reuni dengan alunan lagu Dancing Queen, Oh Carrol dan Tabola Bale, Otto selaku Ketua Panitia usai menarik tembakan yang berisi conveti dengan lighting yang menyala maksimal mengumumkan undian Grand Prize berupa logam mulia (antam) dan yang beruntung diraih oleh Kristina, Alumni Angkatan 88.

Angkatan 88 merupakan peserta terbanyak dan peraih doorprize terbanyak. Kegembiraan Kristina saat menerima hadiah Grand Prize berupa logam mulia, berucap reuni kali memang benar-benar asyik dan penuh makna. (ZB Darmadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *