beritabernas.com – MTsN 3 Bantul digadang-gadanng menjadi mercusuar pendidikan di kawasan Bantul Selatan. Hal itu tidak mustahil tercapai karena madrasah yang berada di Wukirsari, Imogiri ini telah melaksanakan mandatori Kanwil Kemenag DIY mewujudkan madrasah Tahfidz sebagai salah satu ciri khas madrasah dalam penguatan karakter.
Hal itu disampaikan Kabag TU Kanwil Kemenag DIY H Abd Suud S.Ag MSi dalam tausiah sebagai rangkaian Wisuda Tahfidz dan Milad ke-58 MTsN 3 Bantul, Kamis (29/1/2026). Dalam acara penuh bahagia itu, hadir pula Kakan Kemenag Bantul H Muntholib S.Ag MSI, Kyai Haji Ahmad Zabidi, jajaran Forkompinkap Imogiri, Ketua Komite H Turmudzi,Pimpinan Ponpes dan Panti seputar madrasah, Kepala Sekolah wilayah Imogiri, dan orangtua/wali. Abd.Suud menegaskan, yang dibutuhkan dunia kerja adalah soft skill seperti kecerdasan emosional, komunikasi, kepemimpinan dan karakter seperti dedikasi, tanggungjawab kerjasama.
Anak-anak yang memiliki jumlah hafalan Quran banyak mendapat kemudahan dalam kelanjutan studi ke SMA/MA, perguruan tinggi, bahkan bisa digunakan saat melamar kerja. “Semakin banyak hafalannya , semakin besar peluang diterima dalam kelanjutan studi maupun bekerja,” terang Suud.
Baca juga:
Kabag TU menyampaikan rasa bangga kepada guru dan pegawai yang secara ikhlas melaksanakan amanat orang tua untuk mendidik semua siswa. Secara khusus juga disampaikan kabar bahagia, karena MTsN 3 Bantul satu-satunya madrasah yang mendapatkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembuatan ruang belajar.
Kakan Kemenag Bantul secara khusus menyampaikan 3 hal penting untuk para siswa. Pertama, siswa mesti menguasai ilmu agama melalui intra dan ekstra kurikuler, kedua berdaya saing dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, dan yang ketiga mampu mengadaptasi terhadap kecerdasan digital (digital safety, digital culture, digital etic).
Kepala MTsN 3 Bantul Surini menyampaikan terima kasih kepada para pejabat dan Kanwil Kemenag DIY dan Kankemenag Bantul yang telah hadir dan mensuport suksesnya milad. Terlebih turunnya SBSN di madrasahnya menjadi kado terindah di Milad ke-58. Rasa bangga juga disampaikan kepada 85 siswa yang telah mengikuti wisuda tahfidz.
“Alhamdulillah ada yang telah hafal 15 juz dalam wisuda kali ini. Semoga ini menjadi inspirasi dan motivasi siswa lain untuk semakin giat menghafal sehingga tahun depan lebih banyak siswa yang diwisuda dan semakin meningkat hafalannya,” harap Surini.
Untuk memeriahkan milad ditampilkan Dalang Cilik Dafa Andrea Pratama dengan tokoh Lombuk Cangik, serta Drama Tradisional Rama Shinta yang dibawakan dalam Bahasa Inggris. (Sutanto)
There is no ads to display, Please add some