beritabernas.com – FH UII mengadakan workshop sebagai salah satu upaya penguatan kolaborasi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), pada Senin 16 Februari 2026. Workshop yang menghadirkan pembicara Assoc Professor Dr Akmal Sabarudin (Director International Relations Center/(UKM Global) ini dihadiri pimpinan FHUII dari mulai Dekan sampai Ketua Departemen dan para tenaga kependidikan di lingkungan FH UII serta perwakilan dari Kantor Urusan Internasional UII.
Prof Dr Budi Agus Riswandi SH M.Hum, Dekan FH UII, ketika membuka workshop menyatakan workshop sebagai upaya penguatan kolaborasi antara FH UII dan UKM ini merupakan program yang sangat penting dan strategis.
Sebab, menurut Prof Budi Agus Riswandi, kerja sama FH UII dan UKM telah berjalan baik melalui program-program international mobility baik mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan. Ia berharap melalui workshop kali ini akan ada peluang baru untuk peningkatan kerja sama yang sudah baik.
Baca juga:
- Cultural Program 2026, Mahasiswa Asing FH UII Eksplorasi Budaya dan Sejarah di Magelang
- Refleksi Akhir Tahun 2025 FH UII: Krisis Lingkungan Hidup Akibat Kebijakan yang Salah dan Gagal
- Bangun Ekosistem Hukum Terintegrasi Berbasis Teknologi, FH UII Meluncurkan Law UII App
Slain itu, kerja sama antara FH UII dan UKM sangat strategis, terlebih UKM merupakan salah satu dari 200 perguruan tinggi terbaik di dunia. Melalui workshop ini diharapkan efektifitas kerja sama antara FH UII dan UKM dapat membantu meningkatkan peringkat FH UII lebih baik lagi dalam kancah global.
Sementara Akmal Sabarudin selaku pembicarapada sesi workshop menyampaikan materi mengenai Peluang dan Kerjasama Global di Lingkungan UKM. Ia mengatakan, UKM saat ini telah dinyatakan sebagai salah satu research university di Malaysia. Dengan demikian, UKM lebih banyak mendorong aktivitas riset menuju joint publication.
Dari data yang disajikan UKM telah memiliki 1.541 joint publication di Amerika Utara, 8,074 joint publication di Eropa, 9.819 joint publication di Asia Pasific dan 1.549 joint publication di Amerika Selatan.
Dari profile tersebut, nampak bahwa UKM dapat menjadi mitra potensial guna peningkatan kapasitas akademik dan internasionalisasi program, khususnya di bidang riset dan publikasi. Selain itu, kerja sama ini berpotensi lebih mendorong program internasionalisasi dapat diwujudkan secara nyata.
Dalam acara workshop tersebut dilakukan tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Para peserta sangat antusias menanyakan seberapa besar peluang kerja sama FH UII dan UKM dalam kaitan dengan kerja sama international mobility, kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat. (*/phj)
There is no ads to display, Please add some