beritabernas.com – Dalam rangka untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat I Franciscus Sibarani melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada para kepala desa, perangkat desa, paralegal, dan mahasiswa di Kabupaten Sambas.
Kegiatan yang diikuti sekitar 195 kepala desa se-Kabupaten Sambas bersama para paralegal desa dan mahasiswa Politeknik Negeri Sambas ini dilaksanakan di Gedung Terpadu 1 Politeknik Negeri Sambas dan diadakan dalam dua sesi yakni pada 9 dan 10 Februari 2026.
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca juga:
- Hadiri Regio Utara Youth Day, Franciscus MA Sibarani Suntik Semangat OMK Keuskupan Ketapang
- Dari Cuti Kuliah ke Panggung Wisuda: Cerita Fila dan Peran Penting Sibarani
Franciscus Sibarani menekankan pentingnya pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Empat Pilar Kebangsaan ini adalah fondasi kehidupan kita sebagai bangsa. Nilai-nilai ini tidak boleh hanya dipahami secara teori, tetapi harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh para pemimpin di tingkat desa,” ujar Sibarani.
Ia mengatakan bahwa kepala desa memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sangat penting agar dapat menjadi contoh serta penggerak dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat yang beragam.
“Kepala desa adalah ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, penting bagi para kepala desa untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila, menjaga semangat persatuan, dan merawat kebhinekaan di wilayah masing-masing,” kata Sibarani.

Selain sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, dalam kegiatan tersebut juga turut menghadirkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat yang memberikan pemaparan singkat mengenai perkembangan hukum nasional, termasuk pengenalan KUHAP baru kepada para peserta.
Sibarani berharap kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman para peserta mengenai nilai kebangsaan sekaligus mendorong mereka untuk menjadi penggerak dalam menjaga persatuan dan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
“Kita ingin nilai-nilai kebangsaan ini terus hidup di tengah masyarakat. Melalui para kepala desa, paralegal, dan generasi muda seperti mahasiswa, semangat persatuan dan kesadaran berbangsa harus terus dijaga dan diwariskan,” kata Sibarani. (*/phj)
There is no ads to display, Please add some