Dorong Peningkatan Kualitas SDM, KPRI “Ugoro” SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat

beritabernas.com –Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) anggota dan pengurus KPRI “Ugoro” SMKN 6 Yogyakarta menyelenggarakan pendidikan dan latihan (diklat) di ruang rapat ‘Jodipati’ SMKN 2, Jalan AM Sangaji 49 Yogyakarta, Sabtu 24 Oktober 2026 pagi. Diklat menampilkan 2 nara sumber yakni Ki Bambang Widodo MPd (Wakil Ketua Dekopinda Kota Yogyakarta) dan Nusi Dwi Christanto S.Sos MM. (Konsultan Relti Yogyakarta).

Kepala Sekolah SKN 2 Yogyakarta Drs Muh. Rokhis mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pengurus KPRI “Ugoro” telah mengadakan diklat. Ia berharap kegiatan tersebut bermanfaat bagi pengurus, pengawas maupun anggota koperasi.

Baca juga:

Muh Rokhis mengatakan, kepengurusan koperasi ada periodesasinya. Pada saatnya anggota dapat menjadi pengurus dan juga menjadi pengawas Koperasi. Semoga KPRI “Ugoro” semakin maju, sehat dan dapat lebih mensejahterakan anggota.

Ki Bambang Widodo dalam paparannya tentang ” Manajemen dan Pengelolaan Koperasi Modern” mengemukakan 7 prinsip utama koperasi modern yang ditetapkan ICA (International Cooperative Alliance), yaitu keanggotaan sukarela & terbuka; pengendalian oleh anggota secara demokratis; partisipasi ekonomi anggota; otonomi & kemandirian; pendidikan, pelatihan, dan informasi; kerjasama antar koperasi, dan Kepedulian terhadap komunitas.

Sementara karakteristik koperasi modern, yaitu pengelolaannya harus profesional dalam tata kelola: tertib adminitrasi, transparan dan manajemen modern, serta mampu memanfaatkan teknologi digital, yaitu: menerapkan sistem pengawasan berbasis digital dan layanan digital sehingga mempermudah akses kepada anggota koperasi.

Ki Bambang Widodo foto bersama guru SMKN 2 Yogyakarta/ peserta diklat. Foto: Istimewa

Sedangkan upaya-upaya koperasi untuk dapat maju dan berkembang, pengurus harus berani melakukan pembenahan tata kelola, inovasi produk, digitalisasi dan penguatan partisipasi anggota.

Ki Bambang Widodo yang juga alumni STM Negeri 1 Yogyakarta yahun 1976 (sekarang SMKN 2 Yogyakarta) memberikan langkah-langkahnya, yakni membenahi manajemen dan tata kelola internal, melakukan diversifikasi usaha dan inovasi produk, transformasi digital dan pemasaran modern, meningkatkan kapasitas SDM dan anggota koperasi, memperkuat kemitraan strategis dan mendorong partisipasi aktif anggota.

Pada kesempatan itu, Ki Bambang Widodo menyerahkan buku kenangan “Berpaling Kepada Sistem Among: Bunga Rampai Ketamansiswaan, Permuseuman dan Kemasyarakatan,” kepada Kepala Sekolah dan foto bersama dengan guru SMKN 2 Yogyakarta/peserta diklat. (phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *