Dr Raden Stevanus: Eksodus Tokoh ke PSI Terjadi karena Magnet Politik Jokowi di Rakernas

beritabernas.com – Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dr Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom MM menilai banyaknya tokoh yang eksodus ke PSI karena magnet politik Jokowi dalam Rakernas PSI di Makassar.

Dalam Rakernas PSI di Makassar itu, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan bekerja mati-matian memenangkan PSI pada Pemilu 2029. Hal ini direspons sebagai lonceng migrasi politik besar-besaran bagi para loyalisnya.

“Komitmen tersebut bukan sekadar basa-basi politik, melainkan instruksi “perang” yang sangat taktis. Gelombang politik baru sedang bergerak dari Timur Indonesia,” kata Dr Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom MM, Sabtu 31 Januari 2026.

Baca juga:

Menurut Dr Raden Stevanus yang akrab disapa MasBro Steve, keberpihakan total Jokowi menjadi katalisator bagi para pendukung setia “Jokowisme” untuk segera merapatkan barisan ke PSI.

“Saat ini kami melihat fenomena menarik. Sejumlah tokoh nasional hingga figur berpengaruh di daerah mulai melakukan migrasi politik ke dalam PSI. Ini adalah suntikan legitimasi moral yang masif. Rencana Pak Jokowi untuk ‘turun gunung’ adalah sinyal komando yang sangat jelas bagi para loyalisnya di seluruh Indonesia,” ungkap Dr Raden Stevanus.

Ia memprediksi, ke depan gelombang bergabungnya para loyalis Jokowi akan semakin membesar, menciptakan efek bola salju yang memperkuat posisi tawar partai.

“Pak Jokowi menghendaki mesin besar untuk target yang besar pula. Di DIY, kami segera melakukan akselerasi. Politik masa depan tidak boleh hanya bergantung pada baliho di jalanan, tapi harus hadir nyata di pelosok desa dan menyentuh nadi kehidupan warga di tingkat RT/RW,” tegas Anggota Dewan yang juga pakar transformasi digital tersebut.

Dr Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom MM . Foto: Dok pribadi

Sinergi Digital dan Visi ‘Rumah Bersama’ Tak hanya kekuatan fisik, sinergi jaringan online dan offline menjadi sorotan utama. Sebagai Dewan yang fasih di dunia teknologi, Dr. Raden Stevanus sepakat dengan arahan Jokowi untuk memperkuat penetrasi di media sosial dengan pendekatan yang lebih substansial.

“Ceruk netizen kini semakin besar. Kita harus menyapa warganet dengan cara yang berbeda, lebih edukatif dan solutif. Ini selaras dengan visi ‘Rumah Bersama’ yang kami kembangkan di Jogja; sebuah wadah inklusif bagi talenta muda dan tokoh masyarakat tanpa memandang latar belakang elit,” tutur Dr Raden Stevanus.

Menutup pandangannya, ia menegaskan bahwa komitmen Jokowi adalah game changer yang menghapus keraguan publik. “Jika seorang tokoh bangsa sudah menyatakan siap bekerja mati-matian, maka kami di daerah akan bekerja jauh lebih keras lagi untuk memastikan kemenangan itu dimulai dari bawah,” kata Dr Raden Stevanus. (phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *