Dr Y Sri Susilo: Peran Data Sangat Penting dalam Mengambil Keputusan yang Tepat dan Terarah

beritabernas.com – Dr Y Sri Susilo, Dosen FBE UAJY yang juga Pengurus Kadin DIY mengatakan data merupakan bahan utama untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat dan terarah, mulai dari tingkat bisnis hingga pemerintahan.

Data juga berfungsi sebagai dasar perencanaan suatu kegiatan, alat evaluasi kinerja dan sumber informasi yang digunakan untuk memahami pola, tren, serta memprediksi masa depan. Dengan demikian, peran data sangat penting dalam mengambul suatu keputusan.

Baca juga:

Hal itu disampaikan Dr Y Sri Susilo dalam talkshow di sela Rapat Koordinasi Persiapan Sensus Ekonomi 2026 di Hotel New Saphire Yogyakarta, Kamis 20 November 2025. Rrapat tersebut antara lain dihadiri Ir Herum Fajarwati MM (Plt Kepala BPS DIY), Ir Srie Nurkyatsiwi MMA (Asisten Setda Bidang Administrasi Umum, Provinsi DIY), dan Akhbar Sahidi (Kepala TVRI Yogyakarta).

Dalam materi berjudul Peran Data dalam Mendukung Pertumbuhan Usaha, Dr Y Sri Susilo mengatakan, data adalah fondasi penting untuk pengambilan keputusan bisnis yang akurat dan strategis. Data juga memungkinkan perusahaan membuat keputusan berdasarkan fakta dan bukti objektif, bukan intuisi.

“Penggunaan data membantu mengidentifikasi peluang dan risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan memahami pelanggan lebih baik,” kata Susilo yang juga Pengurus Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY.  

Peserta Rapat Koordinasi Persiapan Sensus Ekonomi 2026 di Hotel New Saphire Yogyakarta, Kamis 20 November 2025. Foto: Istimewa

Dikatakan, dengan analisis data, perusahaan dapat memprediksi tren pasar dan mengoptimalkan strategi pemasaran hingga keuangan. “Publikasi data BPS dapat digunakan untuk membantu pengusaha dalam pengambilan keputusan dalam jangka pendek, menengah dan panjang,” kata Susilo.

Menurut Susilo, data ekonomi mikro seperti Statistik Industri, Indeks Pembelian Manajer dan Susenas dapat digunakan membantu pengusaha dalam menganalisis lingkungan industri, termasuk aspek produksi dan pasar.

Publikasi data BPS, misalnya indikator ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, inflasi, suku bunga, ekspor, impor dan indikator lainnya dapat membantu pengusaha dalam mengestimasi dan melakukan proyeksi usahanya ke depan.

“Indikator tersebut dalam digunakan pengusaha untuk melihat kondisi lingkungan ekonomi makro yang kemungkinan berdampak terhadap usahanya,” kata Susilo yang juga Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta.

Dr Y Sri Susilo (kiri) bersama Pimpinan BPS DIY dan pejabat DIY. Foto: Istimewa

Karena itu, menurut Susilo, pengusaha di DIY wajib mendukung dan mensukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan bersedia menjadi responden. Sebab, hasil dari Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengambil kebijakan baik di kalangan pemerintahan, dunia usaha, perguruan tinggi, media dan masyarakat umum.

Rapat koordinasi ini dilakukan dalam rangka menyambut Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukn Badan Pusat Statistik (BPS. Rapat koordinasi diikuti pejabat di lingkungan BPS DIY dan perwakilan dari OPD, perbankan, organisasi pengusaha, perguruan tinggi dan media cetak/online elektronik. Dalam rakor tersebut juga diselenggarakan talk show dengan narasumber Sentot Bangun Widoyono (Statistisi Ahli Utama BPS Provinsi DIY) dan Y Sri Susilo (Pengurus Kadin). (phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *