beritabernas.com – Vikaris Episkopal (Vikep) atau Wakil Uskup Jogja Timur Romo Adrianus Maradiyo Pr mengatakan, pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Babadan diutus untuk menjadi pribadi yang bahagia, menginspirasi dan menyejahtrakan. Hal ini sesuai dengan tagline Arah Dasar (Ardas) IX Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang mulai berlaku per 1 Januari 2026.
Selain itu, menjadi Pengurus DPP Pleno Babadan diutus untuk menerangi dan mencerahkan, bukan menggelapkan. Menjadi pribadi yang membawa kebahagiaan bagi keluarga dan masyarakat, menjadi pribadi yang menginspirasi yakni menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat. Satu langkah ke depan dan terdepan untuk menjadi teladan karena kita diutus untuk membawa terang.
“Dewan Pastoral Paroki diajak untuk berinkarnasi yakni tahu apa yang menjadi kegembiraan umat dan tahu apa yang menjadi keprihatinan-keprihatinan umat. Karena jelas dalam ajaran sosial gereja, kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman ini adalah kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan murid-murid Kristus juga,” kata Romo Adrianus Maradiyo dalam misa tutup tahun sekaligus pelantikan DPP Pleno Babadan periode 2026-2028 di Gereja Katolik Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Rabu 31 Desember 2025.

Dewan Partoral Paroki (DPP) Pleno yang dilantik terdiri dari Pengurus Dewan Pastotal Harian (DPPH) beserta bidang-bidang pelayanan pastoral, Pengurus Gereja Papa Miskin (PGPM), panitia advoc pembangunan Gereja, Ketua Wilayah, ketua dan pengurus inti lingkungan serta kelompok kategorial gereja.
Pada acara pelantikan tersebut, Romo Adrianus Maradiyo juga meresmikan mulai berlakunya Ardas IX Keuskupan Agung Semarang per 1 Januari 2025.
Romo Adrianus Maradiyo mengingatkan bahwa menjadi Pengurus DPP Pleno diutus untuk menerangi, mencerahkan apa yang akan dibawa dalam pelayanan pastoral. Menjadi saksi dan pribadi-pribadi yang bahagia dalam keluarga dengan dasar Sang Sabda menjelma menjadi manusia sejak dibabptis.
“Allah mengutus Putra Tunggal Yesus Kristus ke dunia bukan untuk menghkum tapi menyelamatkan. Saya percaya para pengurus DPP Pleno Babadan adalah pribadi-pribadi yang mampu membawa kebahagiaan, menjadi inspirasi, memberi teladan di tengah umat dan masyarakat,” kata Romo Adrianus Maradiyo yang menjadi selebran utama perayaan Ekaristi didampingi selebran Romo Antonius Saptana Hadi Pr dan Romo Benedektus Nugroho Susanto Pr.
Baca juga:
- Pembekalan DPP Pleno Babadan: Pengurus Dipanggil untuk Menumbuhkan Profesionalisme dan Kerelaan Hati
- Pastor Paroki Babadan Mendorong Pengurus DPP Pleno untuk Terus Mengembangkan Semangat Sinodal
Sementara Wakil Ketua Dewan Pastoral Paroki Harian St Petrus dan Paulus Babadan Agustinus Sudi Mungkasi dalam sambutan perdana usai dilantik, mengatakan, Pengurus DPP Pleno Babadan mempunyai 3 fungsi pastoral, yaitu konsultatif, eksekutif dan representatif.
Konsultatif terhadap kepemimpinan Pastor Paroki, eksekutif dalam menyelenggarakan pelayanan pastoral untuk seluruh umat; dan representatif dalam menghadirkan Gereja di tengah umat, masyarakat dan pemerintahan.
“Sebagai pelayan umat, PGPM dan DPP Pleno yang baru tidak hanya harus mendukung tetapi juga memohon dukungan umat dalam pelaksanaan karya perutusan pelayanan selama tiga tahun ke depan: tahun 2026, 2027 dan 2028. Oleh karena itu, terima kasih kepada segenap umat Paroki St Petrus dan Paulus Babadan atas dukungan yang diberikan untuk kita bersatu dalam pelayanan,” kata Sudi Mungkasi yang sehari-hari bekerja sebagai Dosen Universitas Sanata Dharma (USD).
Menurut Sudi Mungkasi, jumlah umat yang terdata di Paroki St Petrus dan Paulus Babadan terhadap total umat di KAS saat ini sekitar 0,9%. Secara persentase terlihat kecil, tetapi secara besaran, umat Paroki Babadan sebanyak 3.300 orang. Jumlah ini memberikan potensi untuk Paroki untuk berkontribusi signifikan ke depan guna mendukung tercapainya Ardas IX KAS dengan tagline Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.

Ia pun mengajak PGPM dan DPP Pleno agar mulai belajar tentang Ardas IX KAS tahun 2026-2030. Tema Ardas yakni Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan akan kita jiwai dan hidupi untuk lima tahun ke depan, yang artinya gerak Llangkah pengurus beserta segenap umat akan selalu mengarah pada tagline Menjadi Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.
Sudi Mungkasi pun mengucapkan terima kasih kepada Romo Vikep (Vikaris Episkopal) Romo Maradiyo selaku Wakil Uskup untuk Jogja Timur yang telah melantik DPP Pleno Paroki St Petrus dan Paulus Babadan periode 2026-2028.
Ia juga berterima kasih kepada segenap Pengurus PGPM dan DPP Pleno periode 2023-2025 yang telah membawa Gereja kita sesuai Ardas VIII KAS yaitu Tinggal dalam Kristus dan Berbuah. “Terima kasih kepada Romo Antonius Saptana Hadi, Bapak Titus Odong Kusumajati dan Romo Benedektus Nugroho Susanto serta semua pihak yang tidak dapat kita sebutkan satu per satu,” ucap Sudi Mungkasi. (phj)
There is no ads to display, Please add some