Pelayanan Vikep Kevikepan Yogyakarta Timur Memasuki Babak Baru

beritabernas.com – Pelayanan Vikaris Episkopal (Vikep) Kevikepan Yogyakarta Timur memasuki babak baru menyusul penyerahan pelayanan Vikep dari Romo Andrianus Maradiyo Pr kepada Romo Marcellinus Tanto Pr dalam acara serah terima jabatan di Aula Gereja St Yohanes Rasul Pringwulung, Kamis 13 Agustus pukul 10.00–12.30 WIB.

Acara serah terima jabatan Vikep Yogyakarta Timur tersebut diteguhkan oleh Romo FX Sugiyono Pr, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang (Vikjen KAS), dihadiri Dewan Harian dan para Ketua Komisi Kevikepan Yogyakarta Timur.

Selama ini Kevikepan Yogyakarta Timur menaungi 19 paroki dan menjadi bagian penting dalam pelayanan pastoral Keuskupan Agung Semarang serta representasi Uskup Mgr Robertus Rubiyatmoko di wilayah Yogyakarta Timur.

Rm Adrianus Maradiyo mulai dipercaya menjadi Vikep Kevikepan Yogyakarta pada 2018. Kemudian pada 2020, Kevikepan Yogyakarta dimekarkan menjadi Kevikepan Yogyakarta Timur dan Yogyakarta Barat. Rm Maradiyo kemudian melanjutkan pelayanan sebagai Vikep Yogyakarta Timur hingga Juli 2026, sementara Kevikepan Yogyakarta Barat dilayani oleh Rm AR Yudono Suwondo Pr.

Para Romo dan pengurus Dewan Harian serta tamu undangan foto bersama usai acara serah terima jabatan Vikep Jogja Timur di Aula Gereja St Yohanes Rasul Pringwulung, Kamis 13 Agustus 2026. Foto: Istimewa

Dalam refleksi atas pelayanannya, Rm. Maradiyo menekankan upaya Kevikepan untuk menghadirkan Gereja sebagai wajah solidaritas di tengah masyarakat. Semangat ini tampak terutama pada masa pandemi melalui gerakan ketahanan pangan, vaksinasi, serta berbagai bentuk kepedulian kepada mahasiswa-mahasiswi yang berada di Yogyakarta.

Gerakan solidaritas tersebut kemudian berkembang dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah Gerakan Dua Ribu Rupiah, yang juga dijalankan di berbagai paroki di Keuskupan Agung Semarang sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan Katolik. Gerakan ini diarahkan untuk mendukung kesejahteraan guru sekaligus membantu para pelajar melalui berbagai bentuk dukungan sesuai dengan kebutuhan.

Dana Gerakan Dua Ribu Rupiah dikumpulkan setiap bulan dan didonasikan secara rutin setiap bulan. Dalam pelaksanaannya, gerakan ini menunjukkan bagaimana sumbangan sederhana dari umat dapat dikumpulkan menjadi kekuatan bersama untuk mendukung keberlangsungan pendidikan Katolik.

Baca juga:

Rm Maradiyo mengapresiasi keterbukaan dan partisipasi umat Katolik dalam gerakan tersebut. Menurutnya, solidaritas menjadi nyata ketika umat bersedia berbagi dan mengambil bagian dalam kebutuhan sesama.

Dalam acara tersebut, sejumlah peserta juga memberikan kesaksian dan apresiasi terhadap pelayanan Rm Maradiyo. Ia dinilai telah memberikan ruang yang luas bagi umat untuk terlibat, sekaligus mendorong munculnya berbagai ide kreatif dari Dewan Harian dan para ketua komisi.

Rm Marcellinus Tanto yang menerima estafet pelayanan menyampaikan terima kasih kepada Rm Maradiyo dan mengapresiasi berbagai inisiatif baik yang telah dibangun. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk belajar dan mengenal lebih dalam berbagai gerakan serta dinamika pelayanan di Kevikepan Yogyakarta Timur.

Rm Tanto menegaskan bahwa seluruh komisi dan Dewan Harian tetap menjalankan pelayanan seperti biasa sampai ada keputusan lebih lanjut. Ke depan, ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan semakin banyak orang. Kaderisasi juga diharapkan menjadi salah satu perhatian, sehingga semakin banyak umat memiliki kesempatan untuk belajar, terlibat, dan mengambil tanggung jawab dalam pelayanan Gereja.

Penandatanganan berita acara serah terima jabatan. Foto: Istimewa

Sementara itu, Rm FX Sugiyono menyampaikan terima kasih kepada Rm Maradiyo atas pelayanan yang telah dijalankan dan kepada Rm. Marcellinus Tanto atas kesediaannya menerima tugas baru ini. Ia menegaskan pentingnya Kevikepan Yogyakarta Timur dalam konteks pelayanan Keuskupan Agung Semarang.

Rm Sugiyono juga mengapresiasi semangat solidaritas yang telah diupayakan selama pelayanan Rm Maradiyo. Berbagai gerakan yang dilakukan telah membawa perubahan nyata dan membantu banyak orang, baik secara ekonomi, rohani, maupun pastoral.

Serah terima ini menjadi momentum untuk melanjutkan estafet pelayanan Kevikepan Yogyakarta Timur. Berbagai kebaikan dan gerakan yang telah tumbuh diharapkan terus dirawat, sementara semangat kolaborasi dan kaderisasi menjadi langkah penting untuk membawa pelayanan Kevikepan ke depan. (*/phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *