beritabernas.com – Puluhan warga Ceme, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, memanfaatkan libur akhir pekan untuk melepas penat dengan berwisata ke destinasi Negeri Kahyangan, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/1/2026). Sebanyak 34 warga mengikuti perjalanan wisata yang menghadirkan pengalaman berbeda dan memanjakan mata.
Rombongan berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba di kawasan wisata sekitar pukul 09.00 WIB. Perjalanan dipimpin langsung oleh Dukuh Ceme Nuri Suharyani didampingi para ketua RT dan tokoh masyarakat setempat.
Baca juga:
- Sebatik, Pulau Cantik Nan Unik
- Desa Wisata Bugisan: Permata Tersembunyi di Prambanan, Keindahan dan Kearifan Lokal yang Memukau
Sampai di lokasi, rombongan harus berganti armada. Bus besar tidak dapat menjangkau kawasan Surodadi, Wonolelo, Sawangan, karena kondisi jalan yang sempit dan terjal. Untuk mencapai puncak, rombongan diangkut menggunakan tiga kendaraan kecil dengan pengemudi warga lokal yang telah menguasai medan.
“Medannya cukup menantang, tapi justru itu menambah kesan tersendiri. Alhamdulillah semuanya lancar dan aman,” ujar Nuri.

Cuaca yang bersahabat turut menambah kenyamanan wisata. Matahari tidak terlalu terik dan tidak turun hujan, sehingga warga leluasa berkeliling dan mengabadikan momen di berbagai sudut lokasi.
“Alhamdulillah cuaca bagus, tidak panas dan tidak hujan. Kami merasa nyaman berkeliling dan hasil fotonya juga memuaskan,” tambahnya.
Negeri Kahyangan menghadirkan nuansa bak negeri dongeng. Bangunan bergaya kastel ala kerajaan Eropa, patung kuda putih dengan kereta kencana, serta kabut tipis yang sesekali turun, menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Ditunjang fasilitas musala, toilet, serta warung-warung yang menyediakan berbagai makanan dan minuman, pengunjung dibuat betah berlama-lama menikmati panorama alam.
Usai puas menikmati Negeri Kahyangan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Ketep Pass yang berjarak sekitar 5,5 kilometer atau hanya sekitar 15 menit perjalanan. Di destinasi ini, pengunjung disuguhi pemandangan megah Gunung Merapi dan Merbabu.

Ketep Pass juga dilengkapi Museum Vulkanologi seluas sekitar 550 meter persegi. Di dalamnya terdapat miniatur Gunung Merapi, komputer interaktif berisi dokumen kegunungapian, serta koleksi batuan hasil letusan dari berbagai periode. Selain itu, tersedia gardu pandang berupa gazebo dan bangunan segi delapan yang memungkinkan pengunjung menikmati bentang alam pegunungan dan hamparan lahan pertanian.
Kegiatan wisata ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga mempererat kebersamaan warga Ceme dalam suasana santai dan penuh keakraban. (Sutanto)
There is no ads to display, Please add some