beritabernas.com – Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi mengaku pihaknya menyadari sepenuhnya bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak dapat berjalan sendiri. Karena itu, Kadin DIY berkomitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY dan visi Gubernur DIY.
Visi yang dimaksud adalah Terwujudnya Pancamulia Masyarakat Jogja melalui Reformasi Kalurahan, Pemberdayaan Kawasan Selatan serta Pengembangan Budaya Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi. Visi ini, kata GKR Mangkubumi, bertujuan untuk meningkatkan kemuliaan hidup warga, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan wilayah.
“Sinergi ini diwujudkan melalui penguatan peran dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja dalam penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, peningkatan investasi yang berkualitas, serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata GKR Mangkubumi, Ketua Umum Kadin DIY, dalam sambutan pada acara pelantikan Pengurus Kadin DIY periode 2025-2030 di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu 31 Januari 2026.
Baca juga:
- Gubernur DIY Sultan HB X: Kemajuan Ditentukan oleh Kepemimpinan, Termasuk di Dunia Industri
- Perekonomian DIY Tahun 2026 Diperkirakan Tetap Kuat dan Bertumbuh Positif
Menurut GKR Mangkubumi, dalam menjalankan peran tersebut, Kadin DIY meneguhkan komitmen untuk menjadikan 3 filosofi utama Yogyakarta sebagai landasan nilai, etika dan arah kebijakan organisasi selaras serta sesuai dengan moto Kadin yaitu Tabah, Jujur dan Setia.
Filosofi Pertama, kata GKR Mangkubumi, adalah Hamemayu Hayuning Bawana yang mengajarkan kewajiban untuk merawat, menjaga dan memperindah tatanan kehidupan dunia. Dalam konteks pembangunan ekonomi, filosofi ini selaras dengan kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan dan keadilan sosial serta pengarusutamaan Environmental Social Governance (ESG) dalam praktik bisnis.
GKR Mangkubumi mengatakan bahwa Kadin DIY mendorong dunia usaha agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan arah RPJMD DIY dan visi pembangunan Gusti DIY hingga 2027, yang menempatkan kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan sebagai prioritas utama.
Filosofi kedua adalah Sangkan Paraning Dumadi. Menurut GKR Mangkubumi, Sangkan Paraning Dumadi mengajarkan kesadaran akan asal-usul dan tujuan akhir setiap tindakan, yang menuntun manusia untuk senantiasa bertindak dengan tanggung jawab moral. Nilai ini menjadi dasar penguatan integritas dan penerapan prinsip Good Corporate Governance dalam dunia usaha.
Untuk itu, Kadin DIY berkomitmen membangun ekosistem usaha yang beretika, transparan, akuntabel, dan patuh terhadap hukum. Dengan integritas yang kokoh, dunia usaha akan menjadi pilar kepercayaan publik serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD DIY.

Sedangkan filosofi ketiga adalah Manunggaling Kawula Gusti. Dikatakan, filosofi ini mencerminkan kesatuan antara pemimpin dan rakyat, antara kebijakan dan aspirasi masyarakat. Filosofi ini selaras dengan nilai demokrasi, partisipasi, dan dialog sosial.
Dalam konteks Kadin DIY, kata GKR Mangkubumi, nilai ini diwujudkan melalui kepemimpinan yang inklusif, pengambilan keputusan yang partisipatif, serta kolaborasi erat antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat. KADIN DIY harus menjadi wadah bersama, tempat seluruh pelaku usaha besar, menengah, dan kecil dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
Kepada seluruh pengurus KadinDIY yang baru dilantik, GKR Mangkubumi mengucapkan selamat mengemban amanah. Tantangan ke depan semakin kompleks, namun dengan sinergi, kolaborasi, integritas dan semangat kebersamaan, saya yakin Kadin DIY mampu menjadi kekuatan penggerak ekonomi daerah serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Yogyakarta yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Mari kita satukan langkah, selaraskan niat dan kuatkan kolaborasi demi masa depan Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita cintai,” ajak putri sulung Sultan Hamengku Buwono X ini. (phj)
There is no ads to display, Please add some