Wujud Nyata Toleransi, Umat Gereja Maria Marganingsih Kalasan Jaga Keamanan/ Parkir Sholat Id di Masjid At-Taqwa

beritabernas.com – Pemandangan menyejukkan menghiasi pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri 1447 H di kawasan Purwomartani, Kalasan, Sleman. Puluhan umat Gereja Katolik Maria Marganingsih Kalasan turun langsung membantu kelancaran ibadah umat Islam di Masjid At-Taqwa selama dua hari berturut-turut, Jumat 20 Maret dan Sabtu 21 Maret 2026.

Baca juga:

Umat Katolik yang berasal dari Lingkungan Nazareth dan Lingkungan Gabriel, Paroki Maria Marganingsih Kalasan ini nampak sigap mengatur arus lalu lintas, menata parkir kendaraan hingga memastikan keamanan di sekitar area masjid agar jemaah dapat beribadah dengan khusyuk.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk nyata dari semangat local wisdom atau kearifan lokal yang terjaga erat di wilayah Sleman. Di tengah kerumunan, nampak hadir Dr Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom MM, Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga merupakan umat Paroki Maria Marganingsih Kalasan.

Dr Raden Stevanus (pakai blangkon) foto bersama sebagian umat Islam yang selesai mengikuti sholat Idul Fitri di Masjid At-Taqwa. Foto: Dok pribadi

Dr Raden Stevanus mengatakan kehadirannya bersama umat lain adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai sesama warga bangsa untuk merawat kemajemukan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu cara kami menjaga semangat toleransi beragama secara organik. Kami ingin memastikan saudara-saudara kami umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Dr Raden Stevanus di lokasi, Sabtu 21 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa momentum Lebaran tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kembali simpul kebersamaan melalui tindakan konkret di lapangan.

Umat Islam usai mengikuti sholat Idul Fitri di Masjid At-Taqwa. Foto: Raden Stevanus

Selain membantu teknis pengamanan dan parkir, kehadiran para jemaat gereja ini juga membawa pesan persaudaraan yang kuat. Dr. Raden Stevanus mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat langsung dalam momen suci umat Islam tersebut.

“Kami turut berbahagia atas hari raya Idul Fitri yang dirayakan umat Muslim. Dengan menjaga kebersamaan melalui cara-cara local wisdom seperti ini, kita sedang memperkuat fondasi sosial masyarakat kita agar tidak mudah goyah oleh isu-isu perpecahan,” imbuhnya.

Sinergi antara umat Gereja Maria Marganingsih dan pengurus Masjid At-Taqwa ini mendapat apresiasi positif dari warga sekitar. Pola kolaborasi lintas iman di Kalasan ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam merawat keberagaman di Indonesia. (phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *