beritabernas.com – Tim Dosen Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA) Surakarta melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Transformasi UMKM Batik Banjarsari: Pelestarian Budaya, Inovasi Kreatif, dan Pemberdayaan Generasi Milenial bekerja sama dengan UMKM Dina Batik Collection di Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Program ini bertujuan memperkuat daya saing UMKM batik melalui pelestarian budaya, inovasi produk, penguatan manajemen usaha, serta pemberdayaan generasi muda agar batik tetap menjadi warisan budaya yang bernilai ekonomi tinggi.
Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri atas Margareta Pri Hatiningsih, Heru Suwasono dan Yusup Hari Subagya, dengan dukungan mahasiswa Lona Edena Meisak Burnama dan Muhammad Raf Choirul Akilia. Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan pelaku UMKM menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendampingi masyarakat menuju usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Margareta Pri Hatiningsih selaku ketua tim bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh rangkaian program pengabdian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan bersama mitra UMKM.
Sementara Heru Suwasono berperan memberikan edukasi mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan budaya membatik, memperkenalkan pengelolaan usaha yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi produk batik dan memberikan pelatihan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) berbasis Microsoft Excel sebagai bekal bagi pelaku UMKM dalam menentukan biaya produksi secara lebih akurat, menetapkan harga jual yang kompetitif, dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha.
Sedangkan Yusup Hari Subagya mendukung aspek kelembagaan melalui penguatan kemitraan, koordinasi administrasi, serta pendampingan pelaksanaan kegiatan bersama mitra.
Baca juga:
- Tim PKM UPITRA Surakarta Berhasil Melakukan Optimalisasi Manajemen Keuangan dan Pemasaran Digital untuk Budidaya Ikan Nila
- Kegiatan Tim PKM UPITRA Surakarta di Wonogiri: Mengolah Lempeng Berbahan Baku Singkong
- Tim PKM Upitra Bantu Digitalisasi Bank Sampah Mlinjo Bersih Melalui Program PMP
“Berbagai kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pelestarian budaya batik, pelatihan teknik membatik, penguatan manajemen produksi, strategi pemasaran digital, hingga pengelolaan keuangan sederhana bagi UMKM,” kata Margareta Pri Hatiningsih.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, memperluas peluang usaha, serta memperkuat daya saing produk batik Banjarsari di tengah perkembangan ekonomi kreatif.
Program pengabdian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan ekonomi kreatif masyarakat serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pelestarian budaya batik sebagai identitas lokal.
“Dengan memadukan nilai budaya, inovasi, dan penguatan kapasitas UMKM, diharapkan batik Banjarsari mampu berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan,” terang Heru Suwasono.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan bulan April 2026 lalu, Universitas Pignatelli Triputra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, pemerintah, dan pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya lokal sekaligus menjaga kelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia bagi generasi mendatang. (Ari Rheno Prakosa)
There is no ads to display, Please add some