Guru MTsN 3 Bantul jadi Bintang Tamu Pendapa Kang Tedjo di TVRI Yogyakarta

beritabernas.com – Gegara aktif menulis, guru Seni Budaya MTsN 3 Bantul Sutanto diundang menjadi bintang tamu Pendapa Kang Tedjo TVRI Yogyakarta, Kamis 23 Juli 2026. Acara yang selalu ditunggu pemirsa tersebut dipandu dua seniman kenamaan DIY Dhimas Tedjo dan Rini Widyastuti, berlangsung sekitar 60 menit dengan paduan hiburan lagu campursari dan wawancara bersama bintang tamu.

Sutanto mengaku serius menggeluti menulis semenjak wabah covid 19 tahun 2020. Saat pembelajaran berlangsung secara daring ia mengikuti workshop menulis cerita anak yang diselenggarakan Komunitas Yuk Menulis (KYM) pimpinan Vitriya Mardiyati.

Baca juga:

Dari kegiatan itu lahirlah buku solo perdana berjudul Anggrek Vanda Untuk Bunda. Dari situlah menjadi titik tolak keseriusan alumni Program Studi Seni Musik IKIP Yogyakarta itu menulis buku solo. Dalam kurun waktu 6 tahun, ia mengasilkan 32 buku solo dan sekitar seratus buku antologi.

Saat ditanya tentang penghargaan dalam menulis, yang paling awal adalah menjadi Juara 1 menulis cakepan macapat bertema covid 19 yang diselenggarakan Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) tahun 2020.

“Saat itu saya membuat cakepan tembang Pucung dan Gambuh. Dari karya yang masuk diambil 10 besar untuk dilakukan wawancara secara langsung. Dan alhamdulillah memperoleh juara pertama dengan apresiasi uang pembinaan, trophy dan piagam penghargaan. Dan karya cakepan ini dicetak menjadi buku berjudul Pageblug,” tutur Sutanto.

Sutanto dan Dhimas Tedjo duet menyanyikan lagu Suratan. Foto: Istimewa

Selain itu guru yang pernah dinobatkan sebagai Duta Literasi Bantul ini juga pernah menjuarai lomba menulis cerita pramuka tingkat nasional yang diselenggarakan sebuah penerbit pada tahun 2022. Karya yang masuk nominasi dijadikan buku antologi berjudul Ada Cerita Dalam Pramuka.

Tedjo dan Rini mengaku pernah diminta Sutanto menjadi tokoh yang diajak berkolaborasi menulis buku berjudul “Pesona negeri Zamrud Khatulistiwa” yang berisi cerita tentang 44 destinasi wisata yang ada di Indonesia bersama para penulis se Indonesia.

“Mas Tanto ini sangat luarbiasa, selain menulis buku dalam berbagai jenis ternyata juga menulis beberapa buah lagu. Saya ingin suatu saat karya lagunya bisa saya rekam dan saya bawakan,” ujar Tedjo.
Secara spontan di akhir acara Tedjo mengajak duet Sutanto membawakan lagu Suratan. (phj)




There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *