beritabernas.com – PT Indo Asia Sinergi Sejahtera dorong mahasiswa untuk siap memasuki dunia kerja. Salah satu kesiapan itu adalah dengan mengikuti pelatihan ketrampilan dasar tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Pemahaman pengetahuan dan ketrampilan K3 perlu ditanamkan sejak mahasiswa supaya mampu membangun kebiasaan kerja yang aman, disiplin dan bertanggung jawab,” kata Karulin, Business Support Manager PT Indo Asia Sinergi Sejahtera, dalam kegiatan Training Workplace Safety & Health Essentials di Crystal Lotus Hotel Yogyakarta pada Senin 10 Agustus 2026 mulai pukul 08.45 hingga 16.15 WIB.
Pelatihan yang dilakukan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi aktivitas magang maupun memasuki lingkungan kerja profesional.

Pelatihan kali ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, yaitu UGM, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UII, Universitas Akprind Indonesia, UNY, UPN “Veteran” Yogyakarta, UMY, Institut Pertanian (Intan) Yogyakarta, Universitas Janabadra, USD, UMB, Universitas Tidar, Politeknik Negeri Malang, Universitas PGRI Yogyakarta, UAJY dan Universitas Brawijaya.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut turut menciptakan ruang pembelajaran dan diskusi yang lebih interaktif dalam meningkatkan kesadaran serta pemahaman mengenai K3.
Training ini menghadirkan Henri Kurniawan dan Iram Rovid sebagai narasumber. Henri Kurniawan membawakan materi mengenai dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), praktik kerja aman, ergonomi, komunikasi keselamatan, serta kepemimpinan dalam keselamatan kerja.
Baca juga:
- PT Indo Asia Sinergi Sejahtera Perkuat Ekosistem Sertifikasi Internasional Berpartner dengan FEB Universitas YARSI
- PT Indo Asia Sinergi Sejahtera Resmi Membuka Kantor Pusat di Yogyakarta
- Indo Asia dan TUV Rheinland Gelar Training of Trainer SAR Gunung Bersama FMI
Sementara itu, Iram Rovid menyampaikan materi mengenai identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko, sistem tanggap darurat, pelaporan serta investigasi insiden, budaya keselamatan, dan tanggung jawab profesional.
Pelaksanaan training tidak hanya berfokus pada penyampaian materi di dalam kelas. Peserta juga mengikuti kegiatan praktik untuk memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan prinsip-prinsip K3. Dalam sesi tersebut, peserta mengenakan alat pelindung diri secara lengkap yang telah disediakan oleh PT Indo Asia Sinergi Sejahtera.
Dengan pendampingan narasumber dan tim PT Indo Asia Sinergi Sejahtera, peserta melakukan simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Melalui praktik ini, peserta dikenalkan pada prosedur penggunaan APAR yang aman, mulai dari persiapan, cara mengoperasikan alat, hingga posisi yang tepat dalam melakukan pemadaman awal.

Peserta juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan observasi K3 di area hotel. Setiap kelompok mengamati kondisi jalur evakuasi, titik kumpul, APAR, kotak P3K, rambu keselamatan, instalasi listrik, serta potensi bahaya lain yang ditemukan di lapangan.
Temuan dari kegiatan observasi kemudian didiskusikan bersama narasumber untuk menentukan kondisi yang telah memenuhi aspek keselamatan dan bagian yang masih memerlukan perbaikan. Kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif melalui Kahoot sebagai sarana evaluasi pemahaman peserta sebelum acara ditutup.
Melalui Training Workplace Safety & Health Essentials, PT Indo Asia Sinergi Sejahtera berharap mahasiswa dapat memahami bahwa keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan perkuliahan, organisasi, magang, maupun saat memasuki dunia kerja. (*/phj)
There is no ads to display, Please add some