beritabernas.com – Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (Sekjen IKASATA) Dr Bherrio Dwi Saputra MPd mengatakan, para lulusan perguruan tinggi, termasuk lulusan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), tidak berhenti pada pencapaian akademik setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Para wisudawan/lulusan perguruan tinggi, termasuk lulusan UST, kata Sekjen IKASATA, harus memperluas jejaring dan koneksi untuk menjawab tantangan dunia profesional. Hal ini sebagai bagian penting dalam membangun karier dan kontribusi di masyarakat.
Hal itu disampaikan Sekjen IKASATA Dr Bherrio Dwi Saputra MPd di hadapan para wisudawan/wati UST di Auditorium Kampus Pusat UST Jalan Batikan Yogyakarta, Sabtu 2 Oktober 2026.
Dalam wisuda yang juga dihadiri pejabat dati Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY, Ketua Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Ki Prof Dr Sri Edi Swasono, Ketua Yayasan Sarjanawiyata Tamansiswa Ki Dr Saur Panjaitan, Rektor UST Ki Prof Drs H Pardimin MPd PhD serta para wakil rektor, dekan dan civitas Akademika UST maupun para wisudawan itu, Bherrio Dwi Saputra mengatakan, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki ruang kehidupan yang lebih luas.
Menurut Dr Bherrio Dwi Saputra, ijazah dan kompetensi akademik merupakan modal penting, tetapi kemampuan membangun hubungan, komunikasi, kolaborasi dan jejaring profesional juga menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan seseorang di masa depan.
Baca juga:
- Rektor UST Prof Pardimin: Ikasata Ikut Bertanggungjawab untuk Memajukan UST
- Presiden Mahasiswa UST Serukan Gerakan Dewantara Muda untuk Bangkitkan Ruh Tamansiswa
- Workshop Bimbingan Tesis dan Capacity Building Digelar di Tamansiswa Cabang Jakarta
- Fakultas Psikologi UST Memiliki Pusat Kajian Tamansiswa School of Thought
Ia menjelaskan bahwa jejaring alumni merupakan salah satu kekuatan besar yang perlu terus dikembangkan. Para lulusan UST tidak hanya menjadi individu yang berhasil secara personal, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian dari ekosistem alumni yang saling mendukung, berbagi pengalaman, membuka peluang dan menciptakan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Bherrio, semakin luas jejaring yang dibangun, semakin besar pula peluang untuk bertukar gagasan, memperoleh pengalaman baru, mengembangkan kompetensi hingga menciptakan peluang kerja dan usaha.
“Jejaring bukan sekadar mengenal banyak orang, tetapi bagaimana kita membangun hubungan yang saling memberikan manfaat. Alumni harus hadir sebagai pribadi yang terbuka, mau berkolaborasi dan mampu membawa nama baik almamater di mana pun berada,” tegas Bherrio.
Ia pun mengajak para wisudawan untuk tidak hanya menjadi pencari peluang, tetapi juga mampu menjadi pencipta peluang. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Tamansiswa yang menempatkan manusia sebagai pribadi yang memiliki kemerdekaan untuk berkembang sekaligus memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Sekjen IKASATA juga mengajak seluruh wisudawan untuk menjadikan almamater sebagai bagian dari perjalanan hidup yang harus terus dijaga. Sebab, keberhasilan seorang alumni pada akhirnya tidak hanya diukur dari jabatan, pekerjaan maupun capaian ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana ilmu dan jejaring yang dimiliki mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
“Mari kita bawa nama baik UST ke mana pun kita melangkah. Jadilah alumni yang mampu membuka jejaring, memperluas koneksi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan manfaat. Karena alumni yang kuat adalah alumni yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menguatkan almamater dan lingkungan di sekitarnya,” kata Bherrio.
Pesan Sekjen IKASATAN ini menjadi pengingat bagi para wisudawan bahwa prosesi wisuda bukanlah garis akhir, melainkan gerbang menuju perjalanan baru. Dengan kompetensi, karakter, semangat belajar dan jejaring yang luas, lulusan UST diharapkan mampu mengambil peran strategis di tengah perubahan zaman dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Pada kesempatan itu, Bherrio juga menyerahkan kartu anggota alumni (KAT) kepada wakil wisudawan sekaligus menandai bergabungnya para wisudawan menjadi anggota IKASATA. (phj)
There is no ads to display, Please add some