AAJI Gelar Donor Darah secara Serentak di 50 Lebih Kota di Indonesia

beritabernas.com – Asosiasi Alumni Jesuit Indonesia (AAJI) yang didukung sejumlah kelompok alumni sekolah yang dikelola Jesuit menggelar bakti sosial berupa donor darah secara serentak di lebih dari 50 kota yang tersebar di seluruh Indonesia dan di luar negeri.

Bakti sosial donor darah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2023 ini akan berlangsung beberapa hari ke depan dan dibuka secara serentak yang dipusatkan di Kampus USD (Universitas Sanata Dharma) Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY sebagai tuan rumah penyelenggaraan bakti sosial donor darah tahun ini, Sabtu 4 November 203.

Ketua Panitia Donor Darah AAJI 2023 Bavo Manon Nugroho mengatakan, aksi donor kali ini merupakan yang ketiga kali dilakukan oleh AAJI. Dalam aksi donor darah kali ini dengan tema Setetes Cinta untuk Sesama dilaksanakan selama beberapa hari yakni pada 4 November, 5 November, 11 November dan 12 November secara serentak di lebih dari 50 kota di Indonesia.

Sejumlah pendonor sedang diambil darahnya oleh petugas dari PMI Sleman di Kampus USD Mrican, Sabtu 4 November 2023. Foto: Philipus Jehamun//beritabernas.com

Menurut Bavo, dari 4 hari pelaksanaan donor darah di lebih dari 50 kota di Indonesia itu ditargetkan akan diikuti 2.000 pendonor. “Sampai hari ini tercatat sudah lebih dari 1.500 pendonor yang mendaftar untuk ikut mendonorkan darahnya baik secara online maupun secara langsung. Kami optimistis target bisa tercapai bahkan lebih,” kata Bavo dalam acara pembukaan bakti sosial donor darah AAJI 2023.

BACA JUGA:

Rektor USD Romo Albertus Bagus Laksana SJ SS PhD mengapresiasi aksi sosial donor darah yang dilakukan AAJI bersama sejumlah kelompok alumni lainnya dari sekolah-sekolah yang dikelola Ordo Jesuit. Sebab, aksi donor darah ini dilaksanakan di tengah sebagian belahan dunia terjadi pertumpahan darah yang sia-sia akibat peperangan, seperti di Gaza, Israel, Ukraina dan di banyak tempat yang lain.

Menurut Romo Bagus, aksi donor darah ini merupakan gerakan kehidupan di tengah gerakan kematian karena perang di sebagian belahan dunia dimana darah tumpah sia-sia. Aksi donor darah seperti ini merupakan upaya mendukung gerakan kehidupan dengan setetes darah yang didonorkan kepada orang lain yang membutuhkan.

Rektor USD Romo Albertus Bagus Laksana SJ SS PhD. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

“Ketika kita mengadakan gerakan donor darah serentak ini, pada saat yang sama ada gerakan lain. Kalau kita mengusung gerakan kehidupan, di dunia ini sedang ada gerakan kematian. Ada banyak orang yang menginvestasikan jutaan dolar atau bahkan miliaran dolar untuk “membunuh”, untuk berperang, untuk berkonflik. Banyak darah yang tercurah di medan perang, darah yang sia-sia. Pada saat yang sama kita mengadakan gerakan yang sebaliknya, gerakan mengusung kehidupan, memupuk kehidupan, meneteskan darah karena cinta pada kehidupan,” kata Romo Bagas.

Sementara Ketua AAJI Adrianus mengatakan, meski awalnya terasa sulit untuk mengkoordinasikan kegiatan di 50 kota secara serentak namun pada akhirnya aksi donor darah ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Ini semua berkat dukungan dari semua pihak, terutama para alumni yang tergabung dalam berbagai kelompok alumni sekolah asuhan Ordo Jesuit.

Ketua AJJI Adrianus Roy. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Aksi donor darah AAJI 2023 ini didukung oleh IASM (Ikatan Alumni Seminari Mertoyudan, IKAAL (Ikatan Alumni Adi Luhur) Nabire, Papua, IKAGONA (Ikatan Alumni Gonzaga Jakarta), IKAMI (Ikatan Keluarga Alumni Kolese Mikael Solo dan Cikarang, IKASADHA (Ikatan Keluarga Alumni Sanata Dharma) Yogyakarta, KAPIKA (Keluarga Alumni PIKA) Semarang), KEKL (Keluarga Eks Kolese Loyola) Semarang dan PAKDB (Perkumpulan Alumni Kolese de Britto) Yogyakarta. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *