BKSADK DIY dan Kevikepan Yogyakarta Timur Gelar Seminar “Sayangi Diri Sebelum Berbagi”

beritabernas.com – Sebagai rangkaian kegiatan menyambut Pekan Doa se-Dunia 2027, Badan Kerjasama Antar Gereja-Gereja DIY (BKSADK DIY) bekerja sama dengan Kevikepan Yogyakarta Timur menggelar seminar bertajuk “Sayangi Diri Sebelum Berbagi: Harmonisasi Kesehatan Tubuh, Jiwa dan Roh dalam Pelayanan Diakonia”.

Seminar yang akan digelar di Gedung GKJ Gondokusuman Yogyakarta pada Jumat 16 Oktober 2026 mulai pukul 18.00 hingga 20.30 WIB ini dirancang sebagai ruang jeda dan pembekalan holistik bagi sekitar 500 peserta yang terdiri dari pendeta, pastor, majelis gereja, pengurus komisi, hingga relawan diakonia se-DIY.

Acara ini terasa kian istimewa karena persoalan nyata dalam hidup berpastoral dipelajari dan direfleksikan bersama secara ekumenis lintas denominasi, melibatkan aktivis dari Gereja Katolik serta berbagai denominasi Gereja Protestan di Yogyakarta.

Baca juga:

Seminar yang akan dipandu oleh Romo Dr Martinus Joko Lelono Pr sebagai moderator ini menghadirkan tiga narasumber ahli untuk membedah harmonisasi kesehatan dari perspektif tubuh, jiwa, dan roh. Sesi pertama dipimpin oleh Prof Dr dr Rizaldy Taslim Pinzon Sp.S M.Kes (Guru Besar Bagian Neurologi). Ia akan membawakan materi “Tubuhku, Rumah Kehidupanku” tentang pengelolaan energi dan pengenalan sinyal kelelahan fisik.

Kemudian, sesi kedua dilanjutkan oleh Passchedona Henrietta Puji Dwi Astuti Dian Sabatti MA (Dosen & Peneliti Psikologi) dengan topik “Aku Berharga, Aku Perlu Dirawat” mengenai pengelolaan stres dan pembentukan batas pelayanan yang sehat (healthy boundaries). Sesi terakhir diampu oleh Pdt Dr Seno Adhi Noegroho MSi.Teol dengan membawakan topik “Berbagi dari Kelimpahan Kasih Allah” yang menekankan pentingnya perjumpaan pribadi dengan Yesus serta spiritualitas dan doa sebagai sumber utama pelayanan.

“Melalui pendekatan yang informatif, praktis dan spiritual ini, seminar ini tidak hanya berhenti pada ruang diskusi, melainkan mendorong komitmen pribadi dan aksi nyata,” kata Romo Dr Martinus Joko Lelono Pr dalam rilis yang dikirim kepada media, termasuk beritabernas.com, Rabu 14 Oktober 2026.

Dengan dipayungi oleh Pdt Em Agus Haryanto STh M.Min, Ketua BKSADK DIY dan Romo Marcellinus Tanto Pr, Vikep Yogyakarta Timur, kegiatan ekumenis ini menjadi pijakan penting untuk menyongsong Pekan Doa se-Dunia 2027 dengan semangat berbagi yang lahir dari pribadi yang sehat, utuh, dan penuh sukacita.

Menurut Romo Dr Martinus Joko Lelono Pr, dalam tradisi Gereja, iman Kristiani diwujudkan secara utuh melalui lima pilar tugas panggilan, yaitu Liturgia sebagai peribadatan dan pengudusan, Kerygma sebagai pewartaan dan pengajaran, Koinonia sebagai persekutuan dan persaudaraan, Martyria sebagai kesaksian hidup serta Diakonia sebagai pelayanan cinta kasih.

Flyer seminar. Foto: panitia

Kata Diakonia yang berakar dari bahasa Yunani diakoneo bermakna “melayani”, yang menuntut gereja hadir mewujudkan solidaritas dan kasih nyata bagi sesama, khususnya mereka yang miskin, menderita, lemah, dan tersingkir.

Seminar ini mempertegas peran sosial Gereja yang didasari oleh semangat berbagi seperti Yesus, sebuah panggilan hidup yang dihidupi oleh berbagai gereja lintas denominasi. Pelayanan sosial dan kepedulian tersebut tidak lahir begitu saja, melainkan berawal dari perjumpaan pribadi yang mendalam dengan Yesus sang Guru yang senantiasa mengajarkan kebaikan bagi semua orang.

Namun, dalam menjalankan panggilan luhur tersebut, para pelayan dan warga gereja acapkali terlarut dalam kesibukan serta tuntutan pelayanan hingga mengabaikan kondisi kesehatan dirinya sendiri, yang pada akhirnya memicu kelelahan fisik, emosional, hingga kemerosotan spiritual.

Pekan Doa se-Dunia 2027 DIY merupakan gerakan kebersamaan ekumenis di bawah naungan BKSADK DIY dan Kevikepan Yogyakarta Timur yang bersekretariat di GKJ Gondokusuman, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Nomor 40 Yogyakarta, dengan fokus pada penguatan gerakan doa, persaudaraan, dan kepedulian sosial secara berkesinambungan. (*/phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *