CU Cindelaras Tumangkar Beri Pelatihan Menyulap Limbah Sampah Buah jadi Berkah

beritabernas.com – Credit Union Cindelaras Tumangkar (CUCT) memberi pelatihan kepada warga untuk mengolah sampah buah menjadi berkah yakni menjadi eco enzyme. Pelatihan yang diikuti 22 peserta terdiri ibu-ibu Anggota KWT di 2 padukuhan sekitar Kantor TP Lorejo yakni Padukuhan Puluhan Jerukan dan Padukuhan Jitar Kulon yang sebagian besar merupakan anggota CUCT, Kamis 19 Oktober 2023.

Pelatihan dengan tema Menyulap Limbah Sampah Buah Menjadi Berkah menghadirkan narasumber Irfan Damarjati, seorang praktisi eco enzyme. Dalam pelatihan itu, CUCT menggandeng peserta yang bukan anggota agar mereka ikut merasakan manfaat dari kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan CUCT.

Menurut Nanang dari CUCT, pelatihan mengolah sampah buah menjadi eco enzyme dilakukan karena masalah sampah keluarga dewasa ini semakin serius. Beberapa waktu lalu terjadi penutupan tempat pembuangan sampah di Piyungan karena kapasitas lokasi tersebut sudah tidak memadai dan sangat mengganggu penduduk setempat.

Proses pembuatan Eco Enzyme untuk kosmetik (berasal dari buah segar) dan untuk multi fungsi (kulit buah segar). Foto: Dok CUCT

Dampak dari penutupan lokasi pembuangan sampah di Piyungan sangat dirasakan oleh seluruh warga DIY karena sampah menumpuk tak terangkut. Sementara keberadaan tempat sampah Piyungan berdampak luas bagi warga yang ada di sekitarnya maupun lingkungan pada umumnya. Selain bau busuk di sekitar lokasi juga timbunan sampah muncul di berbagai tempat.

Pengolahan sampah maupun munculnya bank sampah di sana-sini sudah diupayakan oleh berbagai kelompok dan relawan yang peduli lingkungan, tetapi ternyata pertambahan sampah lebih banyak sehingga menimbulkan timbunan sampah yang semakin banyak. Sampah yang menumpuk termasuk di dalamnya 60 persen sampah organik yang berasal dari keluarga.

Akhirnya muncul tindakan yang ekstrim dengan cara membuang sampah di pinggir jalan, di sungai, pembakaran sampah di halaman rumah atau sawah bagi warga yang masih mempunyai lahan luas dan lain-lain. Hal ini pun berdampak pada pencemaran lingkungan.

Peserta pelatihan pembuatan Eco Enzyme dari kulit buah segar). Foto: Dok CUCT

Tindakan tersebut sangat bertentangan dengan salah satu nilai inti Credit Union Cindelaras Tumangkar (CUCT) yang menjadi tujuan dan arah perilaku seluruh pemilik Credit Union Cindelaras Tumangkar yaitu peduli lingkungan (nilai-nilai inti ke 7).

CUCT pun menangkap masalah sampah sebagai peluang, bagaimana mengatasi masalah menjadi berkah yang bermanfaat bagi anggota CUCT.

Membuat eco enzyme

CUCT pun berinisiatif melakukan pelatihan mengolah sampah buah menjadi eco enzyme. Menurut Irfan, eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi bahan-bahan alami yang berwarna coklat gelap dengan aroma asam yang kuat karena berasal dari limbah kulit buah atau sisa sayur.

Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah gula merah, molase atau tetes tebu, Em4, berbagai macam buah dan sayuran serta air. Cara pembuatannya sangat mudah, bisa dipraktekkan di masing-masing keluarga. Sehingga harapan dari pelatihan ini, pembuatan eco enzyme bisa dilakukan oleh anggota CUCT, bisa dipergunakan untuk menambah penghasilan dan didaftarkan untuk mendapatkan PIRT, kecuali olahan untuk kosmetika karena diperlukan ijin BPPOM.

BACA JUGA:

Selain itu, diintegrasikan ke bidang pertanian sebagai pupuk bisa dijual sistem paket untuk bisnis dan bisa juga kerjasama dengan gapoktan diintegrasikan dengan pupuk organik dan pengolahan maggot dan akan menambah penghasilan dengan kerjasama dengan Kandang Magot Jogja di Kricak.

Manfaat eco enzyme sangat banyak. Selain untuk perawatan badan, ramah lingkungan, untuk pupuk tanaman dan alin-lain. Dengan pelatihan ini, CUCT membantu menawarkan solusi kepada anggota menghadapi masalah ekonomi dalam tahapan kehidupan (Konsep Materi FL ke 2).

Di usia yang masih muda, bapak satu anak berusia 2 tahun ini, selain menjadi petani dan pengusaha, ia sempat mengalami kegagalan dalam usaha. Namun dengan melihat para peserta berdinamika, juga sepintas mengenal lembaga CUCT, setelah pelatihan eco enzyme ia langsung mendaftar sebagai anggota CUCT.

Karena ia yakin dan percaya CUCT adalah alat yang tepat untuk meraih cita-cita pribadi dan keluarga menjadi lebih sejahtera. “Mari bergabung di CUCT, bergandeng tangan meraih sejahtera,” ajaknya. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *