Minat Umat Katolik Gereja Babadan Ikut Donor Darah Cukup Tinggi

beritabernas.com – Minat umat Katolik Gereja Paroki St Petrus dan Paulus Babadan, Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman untuk mendonorkan darahnya cukup tinggi. Ini terbukti jumlah umat yang mendaftar untuk ikut aksi sosial kemanusiaan donor darah di Aula Panti Paroki Gereja Babadan, Minggu 17 Maret 2024, cukup banyak.

Menurut Bertin Wulansari, Seksi Donor Darah bidang Aksi Panitia Paskah 2024, sampai pada hari pelaksanaan donor darah di aula lantai dua Panti Paroki Gereja Babadan tercatat 64 orang yang mendaftar untuk ikut donor darah, termasuk Pastor Paroki St Petrus dan Paulus Babadan Romo Antonius Saptana Hadi Pr.

Namun, menurut Bertin, karena ada ketentuan baru dari PMI bahwa yang boleh ikut donor darah adalah mereka yang memiliki berat badan minimal 55 kilogram maka yang lolos ikut donor darah hanya 41 orang.

Suasana donor darah di Aula Panti Paroki Gereja Babadan, Minggu 17 Maret 2024. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

“Sebenarnya kalau tidak ada ketentuan baru batas minimal berat badan 55 kilogram hampir 100 persen lolos semua,” kata Bertin Wulansari kepada beritabernas.com.

Sebelumnya, Panitia Paskah 2024 menetapkan syarat pendonor darah adalah sehat jasmani dan rohani, usia antara 17 tahun hingga 60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, cukup tidur 8 jam sebelumnya dan donor darah terakhir 2 bulan lalu.

BACA JUGA:

Namun, menurut Betin Wulansari, pada hari pelaksanaan donor darah ada ketentuan baru dari PMI terkait berat badan bahwa yang boleh mendonorkan darah hanya mereka yang berat badannya minimal 55 kilogram.

Aksi sosial kemanusiaan donor yang diadakan Panitia Paskah 2024 dari Wilayah Agatha, Paroki St Petrus dan Paulus Babadan yang bekerjasama dengan PMI Sleman ini merupakan rangkaian dari kegiatan menyambut Paskah 2024. Pada hari yang sama pelaksanaan donor darah, juga diadakan Bazar UKM di lantai bawah atau basement Panti Paroki Babadan dan pengobatan akupunktur.

Romo Saptana Hadi (kedua dari kiri) sedang tes tekanan darah. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Bazar UKM diikuti 36 peserta dari semula yang mendaftar 42 peserta, sedangkan pengobatan akupunktur diikuti sekitar 30 peserta. Baik donor darah, bazar UKM maupun pengobatan akupunktur berlangsung sukses.

Ketua Panitia Paskah 2024 yang juga Ketua Wiayah Agatha Ari Sembogo mengatakan, kesuksesan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pastor Paroki Romo Antonius Saptana Hadi Pr, Pengurus DPPH, kerja sama seluruh panitia dan dukungan dari seluruh umat. Karena itu, Ari Sembogo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung semua kegiatan tersebut. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *