Satu Dekade Bersama Prambanan Jazz Festival Hadirkan Musisi Berkelas pada 5-7 Juli 2024

beritabernas.com – Panitia Prambanan Jazz Festival ke-10 mengadakan temu media di Lapangan Degeyong, Candi Prambanan, Sleman, DIY, Jumat 23 Pebruari 2024. Acara tersebut untuk mempersiapkan festival jazz yang sangat dinantikan para penggemar musik jazz di Indonesia maupun mancanegara.

Prambanan Jazz Festival merupakan perayaan musik berskala internasional yang pertama kali digelar sejak 9 tahun silam atau 2015 di Candi Prambanan, Yogyakarta. Sebuah mimpi yang terwujud atas proses kolaborasi mahakarya Candi Prambanan sebagai world heritage dengan karya seni musik yang dimiliki oleh musisi legendaris internasional dan nasional yang pernah dihadirkan. 

“Prambanan Jazz Festival akan diselenggarakan selama 3 hari di Candi Prambanan Yogyakarta yakni pada 5, 6 dan 7 Juli 2024. Festival ini kembali menghadirkan ragam musisi ternama Tanah Air maupun internasional pada 5-7 Juli 2024. Penjualan tiket secara resmi tersedia melalui aplikasi Traveloka atau dapat juga diakses di www.prambananjazz.com,” kata Anas Sahrul Alimi, Founder Prambanan Jazz Festival, kepada wartawan di Prambanan, Jumat 23 Pebruari 2024.

Menurut Anas Sahrul, tidak hanya musisi nasional dan mancanegara yang dapat tampil di panggung Prambanan Jazz Festival, namun juga penampilan emerging talent Tanah Air. Selain itu local hero juga diberi kesempatan untuk bisa tampil dalam submission program seperti yang pernah dilakukan yaitu Borneo Goes to Prambanan Jazz, Jawara Jakarta, Baku Nada serta audisi untuk anak-anak remaja mulai dari usia 7 hingga 16 tahun dalam program I’m Jazz A Kids.

Anas Alimi, Founder Prambanan Jazz Festival, bersama sponsor dan partner. Foto: Ari Rheno Prakosa/beritabernas.com

“Kolaborasi penampilan artis di atas panggung Prambanan Jazz Festival akan menjadi sajian yang segar dan spesial untuk pjf lovers yang hadir. Yang pasti kolaborasi khusus ini hanya bisa ditemui di Prambanan Jazz Festival,” tambah Anas. 

Yang menjadi pembeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini Prambanan Jazz akan menghadirkan 3 panggung di kawasan Candi Prambanan, yaitu Panggung Special Show, Panggung Festival dan Panggung NAVASRPM. Hal ini sebagai bentuk respon Prambanan Jazz untuk bisa mengajak PJF Lovers untuk menikmati kebersamaan dalam berbagai macam pilihan penampil. “Panggung Special Show” akan hadir kembali untuk memberikan perayaan kebersamaan ini secara intim dan eksklusif bersama dengan line up pilihan. 

Sementara Panggung NAVASRPM ini adalah area baru yang untuk pertama kalinya di luar area panggung tahun-tahun sebelumnya. Panggung ini akan menyambut kedatangan PJF Lovers saat pertama kali masuk di area Prambanan Jazz, dengan line up yang menarik persembahan dari RPM.

Panggung NAVASRPM adalah sebuah kolaborasi antara RPM Records yang bergerak di bidang musik dengan line up terbaiknya dan NAVAS Asia yang bergerak di bidang event experience organizer akan bersama-sama mempersembahkan keunikan dari panggung NAVASRPM dan memeriahkan pergelaran Prambanan Jazz kali ini.

Kolaborasi antara Octavianus Panggabean (CEO RPM Records) dan Laras Wasprapita (CEO Navas Asia) akan menyambut PJF Lovers tahun ini di panggung NAVASRPM. “Kami sangat senang sekali bisa berkolaborasi dengan Prambanan Jazz Festival tahun ini. Tentunya hal ini bisa jadi bentuk pertunjukan yang menarik untuk bisa mengenalkan musisi-musisi kami sekaligus menjadi ajang bertemunya musisi kami langsung dengan penggemarnya di Panggung NAVASRPM,” terang Anas.

Satu Dekade Bersama akan mengakomodir seluruh penonton dan penampil dari berbagai kota, negara dengan membawa berbagai macam budaya, bahasa dan busana. Hal ini yang secara tidak langsung akan memberikan pertukaran visual, verbal, energi yang kuat dan melekat.

Satu Dekade Bersama ini sebagai bentuk respon “langgengnya” acara ini mulai dari pekerja seni yang terlibat hingga penampil serta penonton yang hadir di dalam satu dekade bersama Prambanan Jazz. Kolaborasi bersama dengan sponsor, seniman, pekerja seni, UMKM serta seluruh pihak yang terlibat tentunya akan menjadi sinergi yang indah dalam kebersamaan menikmati musik yang menggema di langit Candi Prambanan. 

Prambanan Jazz menjadi pionir family friendly event yang ramah anak dan disabilitas. Tentunya hal ini didukung dengan fasilitas yang memadai, mulai dari toilet, mushola, ruang laktasi, kids area atau playground, dengan area bebas asap rokok. Hal ini juga didukung oleh aturan UNESCO dengan regulasinya bahwa di area Candi Prambanan menjadi kawasan wisata bebas asap rokok. 

Anas Sahrul Alimi, Founder Prambanan Jazz Festival, saat memberi keterangan kepada wartawan di Prambanan, Jumat 23 Pebruari 2024. Foto: Ari Rheno Prakosa/ beritabernas.com

Anas Alimi berharap bisa dibangun sebuah area stage dengan tempat yang bisa menampung ribuan penggemar musik dengan background Candi Prambanan yang sangat indah di malam hari. “Karena ketika mendatangkan musisi kelas dunia, otomatis mereka menjadi duta wisata untuk menceritakan keindahan Candi Prambanan,” tegas Anas.

Di event ini, Anas akan mendatangkan musisi pernah menyabet penghargaan bergengsi Grammy dan Oscar, namun belum bisa di umumkan secara resmi. 

Salah satu musisi ini sukses menggelar konser di Stadion Bukit Jalil Malaysia dengan mendatangkan 63.000 penonton. Untuk musisi internasional akan hadir Queen at the Opera dan Javier Farisi. Untuk musisi nasional akan hadir Tulus, Yura Yunita, Nadine Hamizah, Dere, JKT 48, Maliq D’essentials, Yuni Shara, Gigi, Panbers dan lainnya.

“Sekitar enam sampai tujuh artis nasional akan tampil setiap hari pertunjukan. Yang jelas akan menarik ketika lagu-lagu legendaris Queen dinyanyikan di sini dengan konsep orkestra dengan background Candi Prambanan yang indah,” imbuh Anas.

Pada perayaan Satu Dekade Bersama kali ini, Prambanan Jazz Festival akan memberikan sebuah wahana permainan seperti bianglala di playing area. “Tentunya dengan fasilitas yang nyaman, kebersamaan ini bisa dirasakan untuk seluruh keluarga, sahabat dan orang terkasih yang hadir bersama menemani untuk menyaksikan Prambanan Jazz Festival kali ini,” kata Project Manager Prambanan Jazz Candrari Ceri.

Prambanan Jazz Festival kembali hadir sebagai Melting Pot pariwisata di Yogyakarta. Tentunya ini akan menjadi magnet untuk seluruh wisatawan dan pecinta musik seluruh penjuru dunia. Prambanan Jazz Festival akan berusaha menyatukan seluruh pelaku ekonomi di wilayah Jogja dan sekitarnya untuk bisa merasakan efek domino dari diselenggarakannya konser musik kelas dunia ini.

“Kami akan siapkan semua kuliner kekinian, kekunoan serta kerajinan khas jogja di Prambanan Jazz Festival selama 3 hari, dan mari nikmati seluruh fasilitas yang kami siapkan spesial buat PJF Lovers,” kata  Ceri. (Ari Rheno Prakosa)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *