160 Murid Baru MTsN 3 Bantul Ikuti MATAMUDA

beritabernas.com – Sebanyak 160 murid baru MTsN 3 Bantul mengikuti Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 di halaman Kantor Kalurahan Wukirsari, Imogiri, Bantul, Senin 13 Juli 2026. Kegiatan ini sebagai langkah awal membekali murid baru agar mengenal lingkungan madrasah sekaligus membangun karakter.


Kepala MTsN 3 Bantul Surini SPd MP mengatakan bahwa MATAMUDA bukan sekadar ajang perkenalan, tetapi menjadi sarana bagi peserta didik untuk memahami lingkungan belajar yang baru, mulai dari teman sebaya, kakak kelas, guru, tenaga kependidikan hingga budaya madrasah.

“Melalui MATAMUDA, murid baru diharapkan mampu mengenal dirinya, mengenal lingkungan madrasah dan membangun hubungan yang baik dengan seluruh warga madrasah. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan perlu diikuti dengan sungguh-sungguh,” ujar Surini saat memberikan sambutan.

Pembukaan MATAMUDA ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada salah seorang murid baru, Husna, oleh Kepala Madrasah sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.

Baca juga:

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Arum Prastiwi SPd, menjelaskan bahwa MATAMUDA tahun ini mengusung tema Menumbuhkan Cinta, Merawat Bumi, Membangun Generasi Berakhlak Mulia. Berbagai materi disampaikan oleh narasumber dari internal maupun eksternal madrasah guna memberikan bekal pengetahuan dan karakter kepada peserta.

“Untuk narasumber eksternal, kami menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, Puskesmas Imogiri, Polsek Imogiri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bantul, dan Kejaksaan Negeri Bantul,” jelas Arum.

Beragam materi disajikan sesuai bidang keahlian masing-masing narasumber. KPU Bantul memberikan edukasi tentang demokrasi dan pemilu bagi pelajar. Puskesmas Imogiri menyampaikan materi kesehatan remaja, keselamatan berkendara, pencegahan geng pelajar, serta penerapan jam malam bagi remaja. Sementara Kejaksaan Negeri Bantul mengulas bahaya perundungan (bullying), kenakalan remaja, keamanan lingkungan, hingga konsekuensi hukum bagi anak.

Selain itu, peserta juga memperoleh materi dari guru dan tenaga kependidikan MTsN 3 Bantul yang meliputi ekoteologi, layanan bimbingan dan konseling, perpustakaan, sistem pembelajaran, pengenalan pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, kegiatan ekstrakurikuler, tata tertib madrasah, profil madrasah, organisasi siswa, literasi, hingga sosialisasi kebencanaan dan jalur evakuasi.

Pembina OSIM MTsN 3 Bantul Drs Sutanto menambahkan bahwa pembentukan karakter religius dan nasionalisme juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MATAMUDA. Setiap hari peserta mengawali kegiatan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Madrasah, dilanjutkan mujahadah bersama.

Pada siang hari seluruh peserta melaksanakan Salat Zuhur berjamaah, kemudian menutup kegiatan dengan menyanyikan Hymne Madrasah dan doa bersama.

“Pada hari terakhir, peserta diberi kesempatan menampilkan potensi dan kreativitas melalui kegiatan Gelar Seni. Kami ingin memberi ruang bagi murid baru untuk menunjukkan bakat yang mereka miliki sejak awal bergabung di MTsN 3 Bantul,” ungkap Sutanto.

Melalui MATAMUDA, MTsN 3 Bantul berharap seluruh murid baru dapat beradaptasi dengan cepat, memahami budaya madrasah, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal. (*/phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *