KSP CU Dharma Bakti Diapresiasi Pemerintah karena Pengelolaan yang Profesional dan Akuntabel

beritabernas.com – Dinas Koperasi dan UKM DIY mengapresiasi pengelolaan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Dharma Bakti yang rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) bahkan selalu dilakukan pada awal tahun. Sebab, RAT merupakan sesuai yang wajib dilakukan sebagai forum pertanggungjawabab pengurus dan pengawas kepada seluruh anggota.

Sebab, RAT yang dilakukan secara rutin dan teratur seperti yang dilakukan KSP CU Dharma Bakti merupakan salah satu indikator sehatnya suatu koperasi. Selain itu, KSP CU Dharma Bakti sudah melakukan pengelolaan secara profesional dengan menerapkan sistem digitalisasi. Hal ini sangat memudahkan anggota untuk mengakses pelayanan dan segala informasi yang terkait perkembangan koperasi.

Hal itu disampaikan Jumiadi dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY ketika membuka RAT KSP CU Dharma Bakti di Aula Gedung KSP CU Dharma Bakti di Jalan Kebon Agung Dusun Nganti, Kelurahan Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Sabtu 17 Januari 2026.

GM Inkopdit Jatra Miguna Yosef F Semana saat memberikan sambutan pada RAT KSP CU Dharma Bakti, Sabtu 17 Januari 2026. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Jumiadi yang mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Agus Mulyono SP MT, mengatakan, sebagai koperasi yang sudah besar dan profesional, KSP CU Dharma Bakti diharapkan ikut menjadi bapak asuh Koperasi Merah Putih di daerah masing-masing. Sebagai bapak asuh, bisa membantu dalam hal cara pengelolaan, cara menambah anggota, cara menambah modal, bagaimana manajemen perusahaan agar bisa jalan.

Menurut Jumiadi, pada tahun 2025 di DIY sudah terbentuk 438 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang semuanya baru. Para pengurus dan pengawas KDMP tak banyak yang punya pengalaman mengelola koperasi. “Kami menghimbau koperasi-koperasi yang sudah besar, seperti KSP CU Dharma Bakti, untuk menjadi bapak asuh Koperasi Desa Merah Putih, agar bisa berjalan dengan baik,” ajak Jumiadi.

Jumiadi juga mengapresiasi manajemen KSP CU Dharma Bakti yang sudah menerapkan sistem pengelolaan yang menggunakan aplikasi sehingga memudahkan anggota untuk mendapatkan pelayanan yang baik dengan cepat dan mudah.

Sementara Yosef F Semana SH MH, General Manager (GM) Inkopdit Jatra Miguna Yogyakarta, KSP CU Dharma Bakti merupakan salah satu dari 22 koperasi primer yang dikelola Inkopdit Jatra Miguna. Bahkan KSP CU Dharma merupakan yang terbesar dengan total anggota 5.708 orang dengan total aset mencapai Rp 95 miliar lebih.

Para pejabat dan tamu undangan foto bersama pengurus dan pengawas KSP CU Dharma Bakti pada RAT, Sabtu 17 Januari 2026. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

KSP CU Dharma Bakti, menurut Yosef F Semana, berjejaring di tingkat daerah, nasional, koperansi tingkat pasifik yang mencakup 24 negara dan tingkat dunia. Dari 22 koperasi primer yang berada di bawah Inkopdit Jatra Miguna, tercatat sebanyak 31.894 orang dengan total aset Rp 334,923 miliar lebih. Keberadaan KSP CU Dharma Bakti sangat mendukung program pemerintah dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa yakni mewujudkan masyarakat adail dan makmur.

Sementara secara nasional, hingga saat ini di Indonesia ada 986 Credit Union dengan total anggota 4.800.000 orang lebih dengan total aset Rp 53 triliun. “Ini gerakan orang kecil yang patut dibanggakan. Dengan kekayaan yang begitu banyak oleh gerakan ini (Credit Union) menjadi suatu kebangaan bahwa ketika kita bersatu membangun kekuatan yang luar biasa. Hal ini sesuai dengan slogan Credit Union yakni ‘kalau kita bersatu kita akan bisa mencapai apa yang kita harapkan’.

Good Cooperative Governance

Sementara Ketua KSP CU Dharma Bakti Theresia Supartinah mengataka, dalam melayani seluruh anggota KSP Credit Union Dharma Bakti selalu berupaya membangun kebijakan yang disebut Good Cooperative Governance, yaitu sistem tata kelola yang baik untuk koperasi, menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, kewajaran dan partisipasi anggota.

Baca juga:

Hal ini untuk memastikan pengelolaan koperasi profesional, adil dan efektif demi kesejahteraan bersama dan pertumbuhan jangka panjang, meminimalisir penyelewengan dan membangun kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai lembaga intermediasi yang berbadan hukum, KSP Credit Union Dharma Bakti berkomitmen untuk berpegang teguh pada jati diri koperasi, bahwa usaha koperasi pada prinsipnya mengedepankan “koperasi dari anggota untuk anggota” yang merupakan prinsip dasar koperasi. Hal ini berarti badan usaha ini dibentuk, dimiliki, dan dikelola oleh, dari dan untuk kesejahteraan para anggotanya sendiri dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong, di mana anggota berperan sebagai pemilik sekaligus pelanggan untuk memenuhi kebutuhan bersama dan mendapatkan manfaat ekonomi
serta sosial. Prinsip ini mewujudkan demokrasi ekonomi kerakyatan di mana hasil usaha kembali ke anggota,” kata Theresia Supartinah yang akrab disapa Bu Tin.

Ketua KSP CU Dharma Bakti Theresia Supartinah. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

Menurut Bu Tin, pada tahun 2025 KSP Credit Union Dharma Baktidi mengalami pertumbuhan
asset/ kekayaan Rp 95.171.579.070 dari tutup buku tahun 2024 Rp 89.027.303.400 atau naik 6,9%. Sementara Sisa Hasil Usaha (SHI) KSP Credit Union Dharma Bakti pada tutup buku tahun 2025 dalam Laporan Keuangan sebesar Rp 354.437.370. SHU ini diperhitungkan untuk pembayaran pajak pendapatan lembaga, sedangkan SHU sebagai balas jasa simpanan sebesar Rp 487.350.591 dan SHU sebagai balas jasa pinjaman sejumlah Rp 44.304.630 yang diterimakan kepada anggota diperhitungkan/dibiayakan dalam laporan keuangan pada perhitungan laba rugi, dikarenakan sudah diperhitungkan sebagai biaya maka anggota koperasi sebagai pemilik dan pengguna jasa tidak dibebani langsung atas pajak.

Selisih perhitungan pendapatan pada Sisa Hasil Usaha (SHU) jua diperhitungkan/dibiayakan pada
kewajiban KSP Credit Union Dharma Bakti sebagai koperasi yang berjejaring, memiliki kewajiban atas biaya/ beban solidaritas sejumlah Rp 60 juta dan biaya/beban pelaksanaan RAT tutup buku tahun 2025
sebesar Rp 100 juta.

Seperti pada RAT-RAT sebelumnya, dalam RAT KSP CU Dharma Bakti 2025 juga dibagikan ratusan doorprize kepada anggota yang hadir dan beruntung. (phj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *