beritabernas.com – Pemerintah menegaskan pencapaian target penurunan emisi nasional kini tidak lagi hanya bertumpu pada kebijakan pusat, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah daerah. Karena itu, provinsi didorong segera menyusun baseline emisi, target penurunan emisi dan rencana aksi mitigasi menuju 2030.
Hal itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Baseline, Target dan Aksi Mitigasi Subnasional Ekoregion Jawa di Surabaya, Rabu 29 April 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 50 peserta dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup enam provinsi di Jawa dan Pusdal LH Jawa.
Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH Ary Sudijanto mengatakan forum ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman daerah dalam menyusun baseline emisi, target penurunan emisi, serta rencana aksi mitigasi yang terukur dan dapat dilaksanakan.

Sementara Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLH Haruki Agustina menegaskan provinsi kini menjadi pelaku utama pencapaian target nasional. Menurut dia, gubernur memiliki peran penting dalam menetapkan baseline emisi, target mitigasi hingga memantau pelaksanaan aksi iklim di wilayah masing-masing.
Kabid Wilayah 3 Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Jawa Gatut Panggah Prasetyo mengatakan Pulau Jawa menjadi kawasan strategis karena memiliki konsentrasi penduduk, industri dan aktivitas ekonomi terbesar di Indonesia. Karena itu, pengendalian emisi di Jawa akan memberi dampak signifikan terhadap capaian target nasional.
Baca juga:
- Adipura Kian Ketat, KLH Dorong Daerah Perkuat Tiga Jabatan Fungsional
- Koordinasi dan Edukasi jadi Kunci Perbaikan Penanganan Sampah di Daerah
Wilayah Jawa menjadi perhatian karena menyumbang emisi besar, terutama dari sektor energi, industri, dan limbah. “Keberhasilan Jawa menurunkan emisi akan sangat menentukan tercapai atau tidaknya target Indonesia,” ujar Haruki.
Melalui forum ini, pemerintah berharap daerah semakin siap mendukung target Enhanced NDC Indonesia sekaligus memperkuat pembangunan rendah karbon di tingkat provinsi. (Yustinus Ade, Staf Pusdal Lingkungan Hidup Jawa)
There is no ads to display, Please add some