AFFA Minta Super Indo Menghentikan Penjualan Telur Ayam dari Kandang Baterai

beritabernas.com –Aktivis Act for Farmed Animals (AFFA) meminta Super Indo, bagian dari
grup Ahold Delhaize di Indonesia, agar segera menghentikan penjualan telur ayam dari kandang baterai
dalam tenggang waktu lebih singkat.

Sebab, menurut AFFA, dengan tetap menjual telur ayam dari sistem kandang baterai konvensional, sebuah sistem produksi telur yang intensif, berarti Super Indo tetap membiarka ayam menghabiskan seluruh hidupnya di ruang yang lebih kecil dari kertas A4 yang mencegah mereka mengekspresikan perilaku alami, seperti berjalan bebas, mematuk dan melebarkan sayap sepenuhnya.

Desakan itu disampaika AFFA dalam aksi serentakdi Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Lombok, Kebumen, Papua dan Bukittinggi, menyusul langkah Ahold Delhaize yang mengumumkan komitmen untuk mulai menjual telur bebas kandang baterai secara eksklusif dengan batas waktu 12 tahun.

“Semakin lama, semakin banyak ayam dalam rantai pasok Super Indo yang harus menanggung penderitaan dari sistem yang dianggap sebagai salah satu praktik terburuk dalam industri makanan,” kata Elfha Shavira, Manajer Kampanye AFFA, koalisi dua organisasi perlindungan hewan yakni Animal Friends Jogja dan Sinergia Animal, dalam siara pers yang diterima beritabernas.com, Kamis 27 Juli 2027.

Aktivis berdiri di kantor pusat Super Indo dengan memegang spanduk. Foto: Dok AFFA

Dikatakan, jangka waktu 12 tahun itu sangat lama jika dibandingkan dengan komitmen mereka di Amerika Serikat dan Eropa, yang akan selesai hanya dalam tiga tahun dari sekarang. “Kami meminta Ahold Delhaize untuk meningkatkan standar kesejahteraan hewan di Indonesia dan mengadopsi tenggang waktu yang lebih pendek sesuai dengan standar internasional yang berkisar sekitar 7-10 tahun,” kata Elfha.

Dalam aksi di Jakarta, dua aktivis berdiri di kantor pusat Super Indo dengan memegang spanduk
panjang bertuliskan “Super Indo, jangan biarkan ayam menderita selama 12 tahun!”. Sementara 3 aktivis
lainnya memegang poster berbentuk ayam yang berisi petisi.Empat aktivis lainnya memegang poster yang menekankan penderitaan berkepanjangan yang dialami ayam di Indonesia.

Sementara di jantung pusat Kota Yogyakarta, di bawah Jembatan Kleringan Kewek yang ikonik, para aktivis melukis mural yang menggambarkan seseorang yang cemas menunggu diselesaikannya transisi
12 tahun oleh Super Indo, di samping gambar ayam yang menderita. Poster dengan pesan yang sama juga dibagikan di empat lokasi strategis di Yogyakarta dan di 6 kota di seluruh Indonesia.

BACA JUGA:

Selama beberapa minggu terakhir, AFFA telah melakukan serangkaian kampanye daring untuk mendesak Ahold Delhaize mempertimbangkan kembali tenggat waktunya di Indonesia.

Ahold Delhaize tertinggal

Menurut Elfha Shavira, Ahold Delhaize cukup tertinggal dalam kebijakan kesejahteraan hewan dibandingkan perusahaan ritel lainnya. Ribuan perusahaan ritel lain di seluruh dunia telah berkomitmen untuk menghentikan suplai dari sumber telur kandang baterai dengan batas waktu transisi 3 sampai 10 tahun.

Elfha Shavira menyebut 3 contoh utama adalah komitmen dari 3a peritel besar, Tesco Lotus, Mydin dan Grup DIA. Tesco telah mengumumkan kebijakan telur bebas kandang baterai pada tahun 2019 dan
berencana menyelesaikan transisinya di Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Thailand, untuk
100 persen bebas kandang baterai pada tahun 2028.

Peserta sarasehan Pengelolaan Peternakan Ayam Petelur Bebas Kandang Baterai di rumah salah satu peternak di Pajangan, Bantul, Yogyakarta, Senin 24 Juli 2023 foto bersama narasumber. Foto: Istimewa

Tahun 2023 Mydin telah menyatakan komitmen untuk menjual telur bebas kandang baterai pada tahun 2030 di semua gerai di Malaysia. Selain itu, di Amerika Latin, Grup DIA telah berkomitmen untuk hanya menjual telur bebas kandang baterai di 5.700 toko di Amerika Latin pada tahun 2028.

“Sebagai pemimpin di pasar, Ahold Delhaize seharusnya memberi contoh yang baik dalam meningkatkan kualitas hidup hewan di setiap negara tempat mereka berbisnis, termasuk di Indonesia,” kata Dhiani Probhosiwi, Manajer Kampanye Animal Friends Jogja.

Sejak tahun 2020, dialog dan negosiasi telah diinisiasi oleh Act for Farmed Animals sebelum Ahold Delhaize mengumumkan komitmen bebas kandang baterai. Tahun 2023, Sinergia Animal bersama Milieudefensie, organisasi lingkungan di Belanda, mengorganisir aksi di kantor pusat internasional Ahold Delhaize, di Belanda untuk menekan komitmen bebas kandang baterai dengan tenggat waktu segera. “Kami mendesak Ahold Delhaize untuk segera mengakhiri bentuk pengurungan hewan yang kejam di Indonesia, tanpa harus menunggu 12 tahun,” kata Elfha. (lip)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *