beritabernas.com – Buku berjudul Buah Pemikiran Susilawati Susmono: 40 Tahun Berkarya melalui 8.110 Karya di ISAQ™© Center dan ISAQ™© Gallery diluncurkan di Auditorium Sukarman Lantai 2 Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, pada Rabu16 September 2026.
Buku yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan ini disusun oleh Elisa Anggraeni bersama 15 penulis IKIA An-Najm Jakarta dan diterbitkan oleh Yayasan Riyadhatul Ihsan. Buku ini merekam jejak perjalanan empat dekade Hj R Ngt Susilawati Susmono, didampingi suami HR Susmono dalam mengembangkan gagasan dan karya untuk membangun manusia seutuhnya melalui pendekatan holistik.
Dari semula 8.110 karya yang menjadi basis dokumentasi buku tersebut, karya Susilawati kini berkembang menjadi 8.211 karya, mencakup buku, metodologi, kurikulum, sastra, manuskrip serat, lagu, lukisan hingga pengembangan museum dan galeri. Sebagian karya tersebut tersimpan di Museum Serat Holistik Kehidupan Yogyakarta, ISAQ™© Gallery Jakarta dan Galeri Susilawati Bangka.

Penerbitan buku ini merupakan upaya bersama untuk mendokumentasikan, menjaga dan menghidupkan kembali warisan pemikiran agar dapat dipelajari dan dikembangkan oleh generasi berikutnya. Buku ini diharapkan mendorong lahirnya kajian, dialog, serta karya baru yang memperkaya kehidupan intelektual dan kebudayaan Indonesia.
Lebih dari sekadar peluncuran buku, kegiatan ini menjadi ruang refleksi kultural mengenai pentingnya merawat ilmu pengetahuan, memperkuat identitas dan jati diri, serta mewariskan nilai-nilai luhur dalam rangka nation and character building. Semangat yang diangkat adalah berdaulat hakikat Merah Putih berkibar dalam diri.
Baca juga:
- Kunjungi Pameran SHKSS, Paulus Pangka: Karya yang Menginspirasi dan Mengaggumkan Dunia
- Bincang-bincang di Sela Pameran, Membentuk Karakter Anak-anak Sejak Dini dari Keluarga
- Ki Bambang Widodo Diangkat jadi Pj Kepala Museum SHK SS
Acara dibuka dengan sambutan Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Suharyanto S.Sos M.Hum mewakili Kepala Perpusnas RI. Perpusnas RI juga menampilkan sebagian karya Susilawati Susmono yang telah menjadi koleksi Perpusnas.
Rangkaian acara dimeriahkan dengan lagu Indonesia Pusaka ciptaan Ismail Marzuki dan Dunia Fana karya Susilawati Susmono yang dibawakan R Ngt Saskia Tasnim Utami S.Sos MSc dan lagu Fatamorgana karya Susilawati Susmono yang dibawakan oleh Hendri Lamiri.

Agenda utama peluncuran adalah penayangan Bincang-bincang Aransemen Kehidupan Susilawati Susmono Official Episode 59 bertema “Bara Kehidupan: Sang Arsitek Peradaban Menolak Padam di Tengah Arus Zaman”, yang dipimpin langsung oleh Susilawati Susmono.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Yiyok T Herlambang SE MM, Ketua Asosiasi Museum Daerah DKI Jakarta Paramita Jaya; Dr Drs Hajar Pamadhi MA (Hons), Ketua Badan Musyawarah Musea DIY; Hendri Lamiri, maestro biola, musisi dan Dewan Pengarah Susilawati Susmono Official.
Melalui buku ini, pesan yang ingin diwariskan adalah bahwa karya dan nilai kebaikan tidak berhenti pada penciptanya. Keduanya dapat menjadi penerang bagi lingkungan, memberi dampak bagi bangsa dan negara, serta menjadi bara yang terus menyala bagi generasi penerus. (*/phj)
There is no ads to display, Please add some