beritabernas.com – Dr Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom MM, Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia, menunjukkan kepedulian secara nyata dengan turun langsung ikut membersihkan sungai dalam kegiatan merti kali yang digelar di dua lokasi berbeda di Kota Yogyakarta.
Kegiatan pertama berlangsung di bantaran Sungai Gajah Wong, tepatnya di wilayah RT 21/RW 05, Prenggan, Kotagede, di Pendopo Padas Temanten bersama Komunitas BMR Prenggan pada Selasa 28 April 2026. Aksi bersih sungai yang diikuti Dr Raden Stevanus ini juga dilaksanakan di Sungai Winongo, wilayah RT 42/RW09 Wirobrajan, bersama Kelompok Mancasan Sejahtera.
Baca juga:
- ‘Segitiga Emas’ Baru DIY: Dr Raden Stevanus Desak Integrasi Simpul Transportasi DIY
- Genjot Literasi Gizi, Dr Raden Stevanus Kampanyekan Gerakan Makan Ikan Demi Generasi Unggul Yogyakarta
Dalam kegiatan tersebut, Dr Raden Stevanus tidak sekadar hadir secara simbolis. Ia terjun langsung ke aliran sungai, ikut mengangkat dan membersihkan tumpukan sampah yang mencemari lingkungan. Kehadirannya yang menyatu bersama masyarakat, aparat dan komunitas menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap pelestarian lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan ini berbagai unsur, mulai dari anggota BMR Prenggan, tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DIY dan Kota Yogyakarta, masyarakat umum, Babinsa, Danramil Kotagede, Bhabinkamtibmas Kelurahan Prenggan Polsek Kotagede, hingga Lurah Prenggan Ibu Titik Yudiarti S.Ip.
Selain aksi bersih sungai, kegiatan juga diisi dengan sarasehan interaktif yang membahas pentingnya menjaga ekosistem sungai. Dalam forum tersebut, Dr. Raden Stevanus menegaskan bahwa Merti Kali bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya sungai sebagai sumber kehidupan.

“Kegiatan Merti Kali merupakan aksi bersih kali sekaligus sarasehan tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai. Sungai adalah pusat kehidupan di perkotaan. Jika sungai tercemar, maka mata air, sumur, dan sumber kehidupan lainnya juga akan terganggu,” ujar Dr Raden Stevanus.
Ia menambahkan, menjaga kebersihan sungai berarti menjaga keberlangsungan hidup manusia dan lingkungan secara menyeluruh. “Menjaga sungai tetap bersih dan lestari sama dengan menjaga kehidupan,” tegas Dr Raden Stevanus.
Kegiatan serupa juga digelar di lokasi kedua, yakni di Sungai Winongo wilayah RT 42/RW 09, bersama Komunitas Kelompok Mancasan Sejahtera. Acara ini turut dihadiri DLH Kota Jogja, Lurah Wirobrajan serta Mantri Kemantren Wirobrajan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr Raden Stevanus menyampaikan harapannya agar gerakan Merti Kali dapat berkembang menjadi aksi yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
Ia membayangkan suatu saat kegiatan ini bisa diikuti oleh puluhan ribu orang secara serentak di berbagai titik sungai di Yogyakarta, melibatkan universitas, sekolah, kelompok masyarakat, TNI, Polri, hingga sektor swasta seperti pelaku usaha kuliner, travel, dan perhotelan.

“Kita ingin ke depan ada gerakan besar, puluhan ribu orang turun bersama membersihkan sungai. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,”kata Dr Raden Stevanus.
Tak hanya itu, ia juga mendorong keterlibatan sektor swasta melalui dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung keberlanjutan program tersebut. “Kami berharap ada dukungan CSR dari berbagai pihak yang peduli lingkungan, sehingga kegiatan Merti Kali bisa dilakukan dengan skala yang lebih besar dan berkelanjutan,” tambah Dr Raden Stevanus.
Melalui aksi nyata dan gagasan kolaboratif tersebut, D. Raden Stevanus menegaskan bahwa pelestarian sungai bukan hanya soal kebersihan, tetapi tentang menjaga masa depan kehidupan masyarakat. (phj)
There is no ads to display, Please add some