Empat Kapanewon di Sleman Alami Kekeringan, PMI Bantu Air Bersih ke Berbagai Padukuhan

beritabernas.com – Pemerintah dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman siap memberi bantuan air bersih kepada warga yang tinggal di wilayah terdampak kekeringan. Sejumlah padukuhan yang berada di 4 kapanewon (kecamatan) mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.


Bambang Kuntoro, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, mengungkapkan hal itu dalam kegiatan bhakti sosial pemberian bantuan air bersih yang dilakukan oleh PMI Sleman kepada warga Kalurahan Sumberarum Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman di Balai kalurahan Sumberarum, Jumat 18 September 2026.

Penyerahan bantuan air bersih secara simbolis dengan mengisi galon, Jumat 18 September 2026. Foto: Istimewa

Menurut Bambang Kuntoro, empat kapanewon yang sejumlah wilayahnya mengalami kekeringan hingga warganya kekurangan air bersih Kapanewon Turi, Tempel, Moyudan dan Godean. Sedang wilayah Kapanewon Prambanan yang selama ini sering mengalami kekeringan, pada musim kemarau ini sudah tidak kekeringan lagi. Sebab di wilayah langganan kekeringan tersebut telah terpasang pipa saluran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sleman.

Pemberian bantuan air bersih dari PMI Sleman kepada warga Kalurahan Sumberarum ini secara simbolis diserahkan oleh Ketua PMI Sleman dr Mafilindati Nuraini M.Kes didampingi sejumlah pengurus PMI Sleman lainya dan diterima oleh lurah Sumberarum Moyudan Sukamto didampingi para pejabat Muspikap moyudan.

Usai penyerahan secara simbolis, dilanjutkan penyerahan langsung ke SDN Sejati dan ke sejumlah padukuhan yang kekeringan, yaitu di padukuhan Jitar Ngemplak, Sejati pasar dan di padukuhan Pakelan.Total bantuan yang diberikan 15.000 liter.

Baca juga:

Pada Kamis 17 September 2026, kata Mafilindati, PMI Sleman juga memberikan bantuan air bersih kepada warga tiga padukuhan di wilayah Kapanewon Tempel. Bantuan yang diberikan untuk warga kapanewon Tempel kemarin jumlahnya sama dengan yang diberikan bagi warga Kalurahan Sumberarum yakni sebanyak 15.000 liter.

Menurut Mafilindati, bhakti sosial berupa pemberian bantuan air bersih yang dilakukan PMI Sleman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke 81 ini, selain sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang sedang mengalami kesulitan, juga untuk menunjukkan kebersamaan PMI Sleman dengan sesama.

Para siswa/siswi SD menyaksikan penyerahan bantuan air bersih di sekolahnya, Jumat 18 September 2026. Foto: Istimewa

Sementara itu lurah Sumberarum, Sukamto mengatakan bahwa tiga padukuhan di Sumberarum yang mengalami kekeringan ini semua berada di wilayah perbatasan Sungai Progo. Pada musim kemarau ini, sumur-sumur di tiga padukuhan tersebut sudah kering tidak ada airnya. Sebab keberadaan air sumurnya sangat tergantung pengairan sawah yang ada di sekitarnya. Jika sawah-sawah ada airnya, maka sumur juga ada airnya. Begitu sebaliknya.

Sementara sawah-sawah di wilayah Sumberarum kini juga kering lantaran debit air irigasi selokan vanderwick yang jadi andalan untuk mengairi sawah-sawah di wilayah tersebut juga menurun drastis.
Untuk mengatasi kekeringan di wilayah ini, Lurah Sumberarum tidak hanya meminta bantuan air bersih, tetapi juga minta bantuan pompa air untuk menaikkan air yang ada di bagian bawah, sehingga ke depan setiap mengalami kekeringan tidak perlu meminta bantuan air bersih lagi. (*/phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *