Meningkatkan Pemahaman Guru Tentang IKM, MTsN 3 Bantul Hadirkan Widyaiswara BBGP DIY

beritabernas.com – MTsN 3 Bantul menggelar bimtek (bimbingan teknis) dengan menghadirkan Widyaiswara Ahli Muda BBGP DIY Angga Kristiyajati S.Si MPd. Kegiatan bimtek yang digelar di Perpustakaan Baitul Hikmah, pada hari Jumat 11 Agustus 2023 diikuti semua guru didampingi Pengawas Pembina Madrasah dari Kemenag Bantul Drs Miftakhul Bakhri MPd. 

Bimtek dilakukan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), khususnya terkait modul ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (PPRA).

Waka Kurikulum MTsN 3 Bantul Puji Lestari SPd didampingi Kepala Madrasah Sugeng Muhari SPd.Si MPd menjelaskan, madrasahnya sudah resmi menjalankan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2023/2024. Untuk itu, bimtek penyusunan modul ajar dirasa perlu dilakukan agar para guru tidak lagi gamang melaksanakan kurikulum baru tersebut.

“Tahun ini merupakan tahun pertama madrasah ini menerapkan Kurikulum Merdeka. Hal itu menjadi sesuatu yang baru sehingga sudah seharusnya kita belajar dan terus belajar dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut, salah satunya melalui penyelenggaraan Bimtek Penyusunan Bahan Ajar Modul Projek ini,” kata Sugeng.

Widyaiswara Ahli Muda BBGP DIY Angga Kristiyajati S.Si MPd saat menjadi narasumber bimtek IKM di MTsN 3 Bantul. Foto: sutanto

Angga Kristiyajati mengupas 5 kekhasan P5 dan PPRA, meliputi perspektif ibadah kepada Allah SWT; guru-siswa-mahabbah fillah; ‘ainurrahmah; hati nurani sebagai sasaran utama dan akhlak di atas ilmu pengetahuan. 

Menurut Angga Kristiyajati, meski dalam membangun budaya satuan pendidikan madrasah dituntut untuk berpikir terbuka tetapi tetap tidak mengesampingkan kekhasan P5-PPRA. “Dalam mendesain P5 dan PPRA kita tidak boleh membuat tujuan sendiri. Hal itu berpedoman pada indikator yang ada sesuai dengan fase, dimensi dan elemen yang dipilih,” terang Angga. 

Selain memberikan materi secara detail dan jelas, narasumber juga menyajikan beberapa pilihan instrumen yang dapat digunakan sebagai contoh. Angga juga menerangkan bahwa dalam kegiatan projek bukan hasil yang dinilai, melainkan bagaimana perkembangan peserta didik sebelum, saat dan setelah mengikuti kegiatan projek

BACA JUGA:

Kepiawian narasumber dalam menjelaskan materi secara detail dan menyeluruh dalam menyusun modul ajar mampu menggugah semangat guru MTsN 3 Bantul yang mengikuti seluruh paparan dari awal sampai akhir.

Miftakhul Bakhri mengawali sambutan dengan perkenalan, karena kunjungan di MTsN 3 Bantul merupakan madrasah pertama yang dikunjungi setelah dilantik sebagai Pengawas Sekolah Ahli Madya tingkat Madrasah Tsanawiyah. 

Pengawas yang akrab disapa Pak Taul ini juga memberikan banyak motivasi untuk semua guru dan mengajak semua guru untuk adaptif dengan perkembangan zaman. Adanya Kurikulum Merdeka menyadarkan para guru untuk terus belajar. Itu merupakan hal yang positif dan memang umat Islam dianjurkan untuk terus belajar mulai dari buaian hingga sampai ke liang lahat

“Maka barang siapa yang tidak dapat mengikuti perkembangan zaman maka akan tertinggal oleh zaman,” katanya. (sutanto)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *