Mlampah Ziarah Menuju Puncak Ulang Tahun Pertama KMZ Menempuh Jarak 195 Kilometer dalam Waktu 7 Hari

beritabernas.com – Kegiatan mlampah ziarah atau ziarah dengan berjalan kaki dari Tugu Jogja ke Gua Maria Lourdes Sendangsono yang lebih dikenal dengan nama Walking Marathon de Sendangsono (WMSS) yang ke-13 (WMSS#13) edisi ulang tahun pertama Komunitas Mlampah Ziarah (KMZ) akan diadakan pada Minggu 19 Juli 2026.

Namun, sebelum puncak WMSS#13, akan diadakan kegiatan mlampah ziarah melewati beberapa etape dengan menempuh jarak total sejauh 195 kilometer dalam waktu 7 hari atau selama satu minggu. Kegiatan ini akan dimulai pada Senin 13 Juli 2026 yang diikuti lebih dari 20 peserta. Ada yang mengikuti seluruh etape dan ada pula yang memilih mengikuti satu etape atau lebih sesuai kemampuan.

Peserta mlampah ziarah Mojosongo foto bersama di depan Gereja Mojosongo, Minggu 5 Juli 2026. Foto: Dok KMZ

Ketua Komunitas Mlampah Ziarah (KMZ) Roni Romel sekaligus inisiator dan pendiri KMZ bersama AM Kuncoro, Stevanus Hening dan Anastasia Meilani mengatakan, kegiatan WMSS pada bulan Juli 2026 sangat istimewa karena bertepatan dengan peringatan ulang tahun pertama KMZ, tepatnya pada 8 Juli 2026.

Sebelum kegiatan puncak WMSS#13 pada Minggu 19 Juli 2026 dengan tema Bersama dalam Mlampah, Bersatu dalam Ziarah, diadakan mlampah ziarah dalam beberapa etape yang diikuti sebuah tim kecil dengan peserta terbatas.

Baca juga:

Tim kecil ini akan mengikuti kegiatan mlampah ziarah mulai Senin 13 Juli 2026 selama 7 hari perjalanan ziarah dalam 7 etape dengan menempuh jarak total 195 kilometer. Rute dan etape pertama mulai Senin 13 Juli 2026 adalah dari Tugu Jogja menuju Gua Maria Sriningsih Prambanan dengan jarak 26 kilometer.

Kemudian pada hari kedua atau Selasa 14 Juli dari Gua Mari Sriningsih menuju Gua Maria Mawar Musuk Boyolali sejauh 42 kilometer dan pada hari ketiga Rabu 15 Juli dari Gua Maria Mawar Musuk menuju Gua Mari Pereng Salatiga sejauh 36 kilometer dan pada hari keempat Kamis 16 Juli 2026 dari Gua Maria Pereng ke Gua Maria Ambarawa sejauh 19 kilometer.

Selanjutnya pada hari kelima Jumat Jumat 17 Juli dari Gua Maria Kerep menuju Gua Mari Grabag sejauh 23 kilometer dan pada hari keenam Sabtu 18 Juli dari Gua Maria Grabag menuju Gereja St Ignatius Magelang sejauh 20 kilometer.

Peserta mlampah ziarah Mojosongo foto bersama di tempat start Stasiun Purwosari Solo, Minggu 5 Juli 2026. Foto: Dok KMZ

Pada hari ketujuh Minggu 19 Juli 2026, tim kecil ini berangkat dari Gereja St Ignatius Magelang menuju Gua Maria Sendangsono sejauh 29 kilometer dan bertemu dengan ratusan peserta WMSS#13 yang start dari Tugu Jogja.

Di luar kegiatan mlampah ziarah yang dilakukan tim kecil selama 7 hari melewati 7 etape, menurut Roni Romel, chapter-chapter KMZ di sejumlah daerah juga mengadakan kegiatan melampah ziarah di daerah masing-masing selama bukan Juli 2026. Hal ini diawali Chapter Solo pada Mingu 5 Juli 2026 yang diikuti hampir 100 peserta dengan start dari Stasiun Purwosari menuju Taman Doa Gereja Mojosongo sejauh hampir 13 kilometer. (phj)



There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *