beritabernas.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Daerah Istimewa Yogyakarta masa khidmat 2026-2029 dilantik di Universitas Alma Ata Yogyakarta, Minggu 23 Agustus 2026.
Dalam pelantikan yang mengusung semangat penguatan organisasi, kolaborasi dan kesiapan pelajar Nahdlatul Ulama (NU) menyongsong Indonesia Emas 2045 itu dihadiri H Faisol Muslim S.IP MSi, Kepala Biro Kesra Pemda DIY mewakili Gubernur DIY.
Selain itu juga dihadiri Tanfidziyah PWNU DIY Dr H Ahmad Zuhdi Muhdlor SH M.Hum, Rais Syuriyah PWNU DIY KH Drs Mas’ud Masduki, Ketua PP IPNU Muhammad Agil Nuruz Zaman, Ketua PP IPPNU Whasfi Velasufah, perwakilan Rektor Universitas Alma Ata Dr Ahmad Yunadi SE MA, badan otonom (Banom) dan organisasi pelajar serta kepemudaan di DIY.
Ketua PW IPNU DIY Nadru Aulia Rahman dalam sambutannya menegaskan bahwa pentingnya mengembalikan organisasi sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda. Ia berharap IPNU mampu mendorong kembali minat pelajar untuk berorganisasi dan menjadikannya sebagai ruang untuk mengembangkan potensi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap IPNU DIY dapat mendorong kembali minat generasi muda dalam berorganisasi, menjadikan IPNU sebagai ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berkembang, dan dapat memberi dampak kepada masyarakat,” kata Nadru Aulia.
Dalam menjalankan amanah kepengurusan selama 3 tahun ke depan, ia mengharapkan doa dan nasihat dari para senior, PWNU DIY, Banom NU dan dukungan Pemerintah Daerah DIY.
Sementara Ketua PW IPPNU DIY Nurul Faroh Almuna membawa visi memperkuat akar dan menjulang tinggi sebagai pijakan kepengurusan 2026–2029.
“Kami ingin memperkuat internal organisasi dengan tertib administrasi, menjalankan profesional organisasi, dan menguatkan kolaborasi pentahelix dengan berbagai stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan pelajar DIY yang progresif dan berdampak,” kata Nurul Faroh.
Baca juga:
- Ini Pesan Ketua Umum YBW UII pada Pelantikan Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Psikologi dan Fak Ilmu Sosial Budaya UII
- Program Profesi Insinyur Merupakan Investasi Jangka Panjang bagi Lulusan Teknik
- Kwartir Ranting Depok Melantik Dewan Kerja Ranting
Ketua PP IPNU Muhammad Agil Nuruz Zaman menyoroti pentingnya pengembangan kualitas kader sebagai kekuatan utama organisasi. Ia menyebut bahwa NU DIY telah menerapkan pendekatan resource based view dengan menjadikan sumber daya manusia sebagai kekuatan strategis untuk melahirkan kader-kader unggul.
Agil mengingatkan pengurus baru agar tidak sekadar berambisi melakukan perubahan besar terhadap organisasi, tetapi memulai perubahan dari peningkatan kualitas diri.
“Setelah dilantik, saya berharap rekan-rekanita jangan hanya diam. Jangan terlalu mimpi besar membenahi IPNU. Tanpa kalian, IPNU sudah baik. Yang dilakukan adalah memperbaiki diri kita, mempersiapkan diri dengan baik agar NU masa depan dan masa depan NU terwujud dari IPNU dan IPPNU,” kata Aqil.
Pesan tersebut menegaskan bahwa transformasi organisasi tidak dapat dilepaskan dari transformasi kualitas kadernya. Dari IPNU-IPPNU diharapkan lahir generasi yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas profesional yang dapat menjawab kebutuhan di masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PP IPPNU Whasfi Velasufah mengingatkan bahwa gagasan tentang “Gerakan Pelajar Progresif yang Berdampak” tidak boleh berhenti sebagai jargon. “Gerakan tersebut harus diterjemahkan menjadi komitmen dan kerja nyata. Bagi para pengurus yang baru dilantik, prosesi pelantikan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan dan perjuangan.”
Ia menambahkan bahwa sebagai wilayah yang dikenal sebagai kota pelajar, DIY juga dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan gerakan pelajar. IPNU-IPPNU DIY diharapkan mampu menjadi salah satu barometer dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Pelantikan PW IPNU-IPPNU DIY masa khidmat 2026–2029 menjadi momentum awal bagi organisasi untuk menjalankan amanah selama tiga tahun ke depan. Organisasi harus bertumbuh bersama kader dan menghadirkan dampak yang nyata.
Dengan akar organisasi yang kuat dan langkah yang adaptif, PW IPNU-IPPNU DIY diharapkan mampu melahirkan generasi pelajar NU yang progresif, profesional dan siap menjadi bagian dari masa depan NU serta Indonesia. (Yulia D Kustari)
There is no ads to display, Please add some