Special Event Station (SES) 8G20GBY: Mengenang 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta

beritabernas.com – Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) Lokal Yogyakarta (OLY) menyelenggarakan Special Event Station (SES) 8G20GBY untuk mengenang 20 tahun gempa bumi di nDalem Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa 26 Mei 2026.

Baca juga:

Seperti diketahui, pada 27 Mei 2006 di wilayah DIY dilanda gempa bumi dengan kekuatan 5,9 skala Richter. Gempa tersebut mengakibatkan sebanyak 5.338 korban jiwa berasal dari wilayah DIY (mayoritas di Kabupaten Bantul). Di samping itu, mengakibatkan lebih dari 60.000 rumah rusak parah. Gempa ini juga merusak beberapa situs bersejarah penting seperti Keraton Yogyakarta dan kompleks Candi Prambanan.

Menurut Edy Karsono (YC2YIZ), Ketua ORARI Lokal Kota Yogyakarta (OLY), kegiatan SES tersebut setidaknya mempunyai 6 maksud dan tujuan. Pertama, memupuk kewaspadaan masyarakat agar lebih siap bila menghadapi gempa bumi. Agar masyarakat lebih peduli tentang bencana,

Kegiatan SES 8G20GBY untuk mengenang 20 tahun gempa bumi di nDalem Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa 26 Mei 2026. Foto: Susilo

Kedua, membangun budaya kesadaran masyarakat tentang hidup harmonis bersama bencana harus diwujudkan dalam rangka ketahanan dari bencana gempa bumi. Ketiga, menyebarluaskan lokasi pusat gempa bumi Yogyakarta (epicentrum) Potrobayan, sebagai tempat wisata edukasi dan laboratorium alam yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Keempat, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan anggota ORARI khususnya bagaimana berkomunikasi dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Kelima, mempererat silaturahmi seluruh anggota ORARI dengan mitra strategis baik Pemda, TNI/POLRI, Perguruan Tinggi, dan Komunitas Masyakarat.

Keenam, wadah eksperimen anggota ORARI Lokal Kota Yogyakarta dalam mempersiapkan system komunikasi kedaruratan (Emergency Communication System) dan Perangkat Komunikasi Darurat (Emergency Communication Device).

Suasana kegiatan SES 8G20GBY untuk mengenang 20 tahun gempa bumi di nDalem Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa 26 Mei 2026. Foto: Susilo

Sementara Iriandhie (YB2YSK) menginformasikan peserta SES adalah seluruh anggota ORARI yang sudah mempunyai IAR (Izin Amatir Radio) dan KTA (Kartu Tanda Anggota) serta radio amatir dari mancanegara. Sertifikat diberikan kepada peserta yang berhasil QSO dengan Station 8G20GBY sesuai band masing-masing.

ORARI adalah wadah resmi bagi masyarakat yang memiliki hobi komunikasi radio dan teknik elektronika. Beberapa kegiatan utamanya meliputi pelatihan komunikasi radio, dukungan komunikasi (dukom) misalnya saat bencana atau hari raya, kontes (kompetisi) komunikasi, dan  eksperimen teknik elektronika “Kegiatan SES ini merupakan salah kegiatan yang dilakukan secara terjadwal dan kontinyu oleh OL),” kata Y Sri Susilo (YD2UKH), Humas OLY. (phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *