beritabernas.com – UII kembali mewisuda lulusan mulai dari lulusan program doktor, magsiter, sarjana, sarjana terapan dan program diploma. Pada wisuda periode VI tahun akademik 2025/2026, sebanyak 1.114 lulusan diwisuda, yang dilakukan pada Sabtu 22 Agustus 2026 dan Minggu 23 Agustus 2026.
Mereka terdiri dari 13 lulusan program doktor, 87 lulusan program magister, 949 lulusan program sarjana, 58 lulusan program sarjana terapan, dan 7 lulusan program diploma. Dengan demikian, hingga saat ini,UII telah meluluskan 139.084 alumni. Mereka terus mengambil peran dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan kemanusiaan.
Dalam wisuda yang digelar di Auditorium KH Abdulkahar Muzakkir Kampus Terpadu UII, Sabtu 22 Agustus 2026, Rektor UII Prof Dr Ir Hari Purnomo MT IPU menyampaikan beberapa pesan penting kepada para wisudawan/wisudawati.
Baca juga:
- Ini Pesan Rektor UII Prof Hari Purnomo kepada 565 Wisudawan Periode V TA 2025/2026
- 31 Lulusan Sekolah Lansia Standar-1 EduSia UII Maharani Diwisuda
Menurut Prof Hari Purnomo, para wisudawan/wisudawati memasuki dunia yang berubah dengan sangat cepat. Perkembangan kecerdasan artifisial, otomatisasi, transformasi digital, perubahan pola kerja dan persoalan sosial dan lingkungan menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru. Kemampuan untuk terus memperbarui pengetahuan dan menyesuaikan diri dengan perubahan menjadi bekal penting dalam perjalanan para wisudawan/wati.
Dikatakan, penguasaan teknologi tentu diperlukan, tetapi tidak akan cukup tanpa daya kritis, kebijaksanaan, integritas dan kepedulian kepada sesama. Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat dan mengolah informasi dalam jumlah besar, tetapi manusialah yang menentukan tujuan dan mempertimbangkan dampak penggunaannya.
“Kemajuan teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka kemanusiaan dan kemaslahatan. Pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan manusia yang mampu memberikan jawaban, namun harus melahirkan manusia yang mampu mengajukan pertanyaan yang tepat, mempertimbangkan konsekuensi setiap keputusan dan memiliki keberanian untuk memilih jalan yang benar,” kata Rektor UII.
Ia juga mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh hendaknya tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi diwujudkan melalui karya dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (phj)
There is no ads to display, Please add some