Seribu Lebih Peserta Mengikuti Kegiatan Mlampah Sumarah

beritabernas.com – Sebanyak 1.243 peserta memadati halaman Gereja Emmanuel Ngawen, Muntilan, Sabtu 9 Mei 2026. Mereka mengikuti kegiatan Mlampah Sumarah kedua yang diadakan oleh Paguyuban Kadang Kinasih. Para peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Magelang, tapi juga dari Jakarta, Semarang, Kendal, Solo, dan beberapa kota di DIY.

“Antusias peserta mengikuti mlampah sumarah yang kedua hari ini sungguh luar biasa. Tercatat ada 1.243 orang yang mengikuti kegiatan ini. Yang membanggakan, mereka tidak hanya berasal dari Magelang, tapi juga dari Jakarta, Semarang, Kendal, Solo dan beberapa daerah di DIY. Terus terang, ini di luar ekspektasi kami,” kata Yohanes Bagyo Harsono, Ketua Panitia Mlampah Sumarah yang kedua, di sela-sela acara.

Lebih dari 1.000 peserta mengikuti kegiatan mlampah sumarah dari Gereja Emmanuel Ngawen, Muntilan, Sabtu 9 Mei 2026. Foto: Istimewa

Menurut Bagyo Harsono, awalnyamereka hanya mentargetkan 500 sampai 1.000 peserta, namun ternyata mencapai 1.243 orang atau melebihi target. Itu pun karena pendaftaran segera ditutup. Bila tidak, jumlah peserta bisa lebih banyak lagi. “Kami terpaksa menutup pendaftaran karena keterbatasan tempat, waktu dan SDM,” kata Bagyo Harsono dalam rilis yang diterima beritabernas.com, Sabtu 9 Mei 2026.

Sementara Pancaraningtyas, Ketua Umum Kadang Kinasih, mengatakan, yang membedakan kegiatan mlampah sumarah yang kedua ini dengan yang pertama adalah jumlah peserta kali ini jauh lebih banyak. Selain itu, pelaksanaannya juga berbeda. Jika sebalumnya hanya ada 150 peserta dan dilaksanakan mulai dari Limas Menoreh hingga Sendangsono, Kulonprogo, namun kali ini dilakukan di seputaran Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan dengan jumlah peserta hampir 4 kali lipat dari sebelumnya.

Baca juga:

“Yang membedakan lagi, kegiatan mlampah sumarah yang kedua ini ada tambahan tema yakni Walk de Temple, Nyawiji Ati lan Ngabekti. Artinya tidak hanya sekedar jalan santai, tapi ada refleksi dan wujud ungkapan syukur kepada Allah yang telah menyediakan rezeki mulai dari padi, beras, air dan udara yang setiap hari biasa kita nikmati. Jadi mlampah sumarah kedua ini mengajak peserta untuk selalu bersyukur akan rezeki yang bisa dinikmati setiap hari,” kata Pancaraningtyas.

Menurut Tyas, sapaan Pancaraningtyas, Paguyuban Kadang Kinasih merupakan paguyuban pegawai, ASN, TNI dan Polri di Kabupaten Magelang yang aru satu tahun berdiri. Namun sudah dilakukan beberapa kali kegiatan. “Yang pertama dulu, mengadakan rangkaian Natal dan yang kedua ini adalah mlampah sumarah,” kata Tyas.

Sebagian peserta kegiatan mlampah sumarah dengan start dari Gereja Emmanuel Ngawen, Muntilan, Sabtu 9 Mei 2026. Foto: Istimewa

Johan, peserta dari Gunungkidul, DIY, sangat mengapresiasi kegiatan Mlampah Sumarah kedua ini. Selain jumlah pesertanya yang lebih banyak, jalurnya juga unik yakni melewati lahan persawahan, air terjun, sungat, kampung, candi dan sendang manis. “Kami sangat senang. Magelang ternyata daerahnya indah. Banyak lokasi yang bagus untuk kegiatan yang sama ke depan,” imbuhnya.

Selain jalan sehat, mlampah sumarah kedua juga dilaksanakan dengan tebar indukan melem di Sendang Manis. “Kami juga membagikan bibit tanaman ke warga sekitar Gereja Ngawen. Selain itu juga ada hiburan-hiburan. Mulai dari band kadang kinasih, tarian dari TK Pangudi Luhir, Keroncong dari SMP PL dan tarian dari SMP Bentara Wacana,” kata Bagyo.

Mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sempat membuat video pendek ajakan untuk turut serta di acara Walk de Temple ini. (*/phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *