Aset dan Anggota Tumbuh Pesat, KSP Kopdit Pintu Air Resmikan Kantor Cabang Yogyakarta

beritabernas.com – KSP Kopdit Pintu Air tumbuh dan berkembang pesat di Yogyakarta, baik aset maupun anggota. Ini terbukti, hanya dalam jangka waktu sekitar 7 tahun terhitung sehak 1 April 2019 hingga 30 Juni 2026, jumlah anggota di Yogyakarta mencapai 1.681 anggota dengan total aset mencapai Rp 19.157.344.373.

Karena itu, untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mendorong pertumbuhan anggota maupun aset, KSP Kopdit Pintu Air membuka sekaligus meresmikan Kantor Cabang KSP Pintu Air di Yogyakarta, tepatnya di Jalan Tantular Nomor 399A atau bekas Kompleks AKS Tarakanita di Pringwulung, Condongcatur, Sleman, DIY, Rabu 8 Juli 2026.

Peresmian Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air Yogyakarta yang merupakan Kantor Cabang KSP Pintu Air yang ke-71 di seluruh Indonesia ini dilakukan oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya yang diwakili Danang Maharsa SE, Wakil Bupati Sleman, disaksikan oleh Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Yogyakarta Drs Guido Abong, Ketua Pengurus Pusat KSP Pintu Air Yakobus Jano yang juga salah satu dari 50 pendiri KSP Pintu Air, Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman serta sejumlah pejabat dan ratusan tamu undangan.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyalami Ketua Yakobus Jano, Pengurus Pusat KSP Pintu Air dan salah satu dari 50 pendiri KSP usai meresmikan Kantor KSP Pintur Air Cabang Yogyakarta, Rabu 8 Juli 2026. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

Menurut Guido Abong, pada 1 April 2019, KSP Kopdit Pintu Air hadir di Yogyakarta dengan hanya 1 meja kerja, 19 orang anggota dengan 1 semangat pelayanan. Mereka bergerak di bawah bimbingan cabang utama di kantor pusat yang ada di Maumere, Flores, NTT.

Tiga tahun kemudian atau tepatnya pada 31 Januari 2022, jumlah anggota KSP Pintu Air di Yogyakarta bertambah menjadi 332 anggota dengan aset Rp 6.373.271.482. Kemudian, hingga ​30 Juni 2026 jumlah anggota meningkat pesat menjadi 1.681 anggota atau bertumbuh 1.349 anggota, dengan aset Rp19.157.344.373.

“Hari ini, Tuhan menggerakkan kita dengan gedung kantor yang megah dan layak serta kelas setingkat lebih tinggi dari cabang pembantu, menjadi kelas cabang, yakni Kantor Cabang KSP Pintu Air Yogyakarta diresmikan,” kata Guido Abong dengan bangga.

Menurut Guido Abong, gedung kantor dan kelas cabang ini bukan miliknya, juga bukan milik pengurus. Tapi ini titipan Tuhan lewat para anggota. Ini milik anggota. ​Pengurus dan manajemen dipanggil untuk kerja tertib, jujur, adil, mulai dari buku ekspedisi sampai peta poligon tanah. Semua harus beres, transparan.

Baca juga:

“Tujuan akhir dari KSP Kopdit Pintu Air adalah kesejahteraan anggota, jadi berkat untuk anggota, berkat untuk masyarakat Yogyakarta. Itulah visi dari KSP Kopdit Pintu Air,” kata Guido Abong.

Sementara di sisi lain, menurut Guido Abong, pelepasan/ penyaluran pinjaman pada tahun 2022 saat terpisah dari cabang utama sebesar Rp 2.766.328.000. Sampai dengan saat ini, Cabang Yogyakarta telah melepas pinjaman kepada anggota sebesar Rp 6.653.754.600.

Dikatakan, motto yang menjadi napas Kopdit Pintu Air sejak lahir sebagai credit union adalah Cooperative is not for profit, not for charity, but for service atau ​Koperasi bukan untuk mencari keuntungan, bukan untuk memberi derma, melainkan untuk pelayanan.

“​Bukan untuk profit. Kalau cuma cari untung, mari kita buka bank. Tapi di Pintu Air, SHU-nya kita kembalikan kepada anggota karena pemilik koperasi ini adalah anggota. ​Bukan untuk memberi derma. Kalau cuma kasih derma, semua menjadi badan sosial, mari kita membangun panti. Tapi kita, KSP Kopdit Pintu Air, mengajari dan mengajak anggota untuk menabung, mengarahkan anggota untuk pinjam bijak, dan saling menolong dalam motto: Engkau susah aku bantu, aku susah engkau bantu,” kata Guido penuh semangat.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa foto bersama Manajemen KSP Pintu Air, sejumlah pejabat, tamu undangan dan para anggota KSP Pintu Air Cabang Yogyakarta. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

Dengan motto ini, anggota saling menolong, sebuah pendidikan moral yang dilakukan oleh koperasi untuk para anggota. Sedangkan untuk pelayanan, KSP Kopdit Pintu Air menekankan pada pelayanan pemenuhan kebutuhan anggota.

Kebutuhan anggota adalah modal usaha, kebutuhan akan pendidikan anak, kebutuhan akan peningkatan kesejahteraan, yang dilayani dengan membangkitkan kesadaran bahwa uang yang dipinjamkan itu adalah uang dari anggota lain. Maka uang itu harus digunakan dengan penuh tanggung jawab dan harus dikembalikan demi membantu orang lain yang membutuhkan dengan dasar motto tadi: engkau susah aku bantu, aku susah engkau bantu.

Sementara Danang Maharsa, Wakil Bupati Sleman, mengapresiasi dan sangat mendukung keberadaan Kantor Cabang KSP Pintu Air di Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Sleman. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjadi anggota, meningkatkan kesejahteraan dan menggerakkan ekonomi rakyat. (phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *