beritabernas.com – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana sekaligus Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Pusat Dr (HC) Ir Hj Tri Rismaharini mengatakan, PDI Perjuangan lebih memilih membeli barang-barang di daerah untuk membantu korban gempa bumi di Flores ketimbang membawa dari Jakarta.
Alasannya, menurut Tri Rismaharini, selain cepat sampai pada korban sehingga mereka tenang, juga agar ekonomi di daerah bencana tetap bergerak. “Kami memilih membeli barang-barang di daerah untuk membantu korban gempa bumi di Flores selain agar bisa cepat sampai kepada korban dan mereka bisa tenang, juga agar ekonomi di daerah bencana tetap bergerak,” kata Tri Rismaharini di Manggarai, Flores, NTT, yang dikutip beritabenas.com dari sebuah video yang diunggah di akun reel RealitaNTT.com, Selasa 18 Agustus 2026.
Baca juga:
- Prof Sarwidi: Gempa Bumi Tektonik NTT jadi Pengingat Keras bagi Indonesia
- Masyarakat Perlu Memahami Cara Menghindari Dampak atau Resiko Bencana Alam Gempa Bumi
PDI Perjuangan sendiri bergerak cepat dalam membantu korban gempa bumi di Flores. Hanya sehari setelah bencana gempa yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu 15 Agustus 2026, pada Minggu 16 Agustus 2026, tim dari DPP PDI Perjuangan yang dipimpin Tri Rismaharini, Ganjar Pranowo dan Ribka Tjiptaning sudah tiba di Flores. Bersama tim di daerah, mereka menyebar ke berbagai pusat bencana untuk menyalurkan bantuan untuk para korban gempa bumi.

”Bantuan sudah kami minta untuk membeli minimal sembako, untuk kebutuhan dapur umum maupun masyarakat yang dapur umum mandiri. Kami sudah bagi-bagi di tiap kabupaten, bahkan yang di Sikka Kepulauan seperti Palue, lalu Ende, Ngada, Nagekeo. Bahkan Nagekeo pada hari pertama sudah kelar/beres,” kata Tri Rismaharini.
Menurut Tri Rismaharini, hanya ada beberapa jenis barang yang disiapkan dari Jakarta karena tidak tersedia di daerah. Beberapa permintaan dari DPC-DPC PDIP di kabupaten-kabupaten, seperti tenda, sudah dikirim. Selain itu, pada hari pertama ada listrik mati, maka dibawakan lampu solar cell. “Jadi kalau terjadi apa-apa, maka listrik masih tetap bisa menyala. Itu akan membantu masyarakat untuk evakuasi maupun persiapan dapur umum,” kata Tri Rismaharini.
Menurut Tri Rismaharini, DPP PDI Perjuangan juga memanfaatkan Kantor-kantor DPC PDI Perjuangan sebagai posko penanganan korban bencana alam gempa di Flores. Hal ini untuk memudahkan koordinasi dan distribusi bantun.

Suster Maria Dolorosa Misericordia dari Klinik Panti Nirmala, Manggarai, Flores, NTT yang menerima Tri Rismaharini bersama tim dari PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih karena bantuan dari PDI Perjuangan cepat diterima dan sesuai dengan kebutuhan korban bencana, termasuk obat.
“Klinik ini kekurang obat karena jalan terputus. Karena gempa berkali-kali maka pasien ditempatkan di luar, bukan di ruangan. Sampai ada ibu yang melahirkan di ambulans karena gempa terus-menerus. Terima kasih Pak Ganjar, Bu Risma, Mbak Ribka Tjiptaning, Mbak Sri Rahayu dari DPP PDI Perjuangan, Bung Yunus Takandewa dari DPD PDI Perjuangan NTT yang datang membawa bantuan obat-obat,” ucap Suster Maria Dolorosa. (phj)
There is no ads to display, Please add some