Ganjar Pranowo: Buat Saya Jogja Selalu Istimewa

beritabernas.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 03 Ganjar Pranowo mengaku baginya Jogja selalu istimewa. Selain mengenyam pendidikan sejak SMA hingga kuliah di Jogja, saat menjadi Anggota DPR RI ia memperjuangkan UU Keistimewaan DIY dan berhasil.

Menurut Ganjar Pranowo, setelah hampir belasan tahun UU Keistimewaan DIY tidak pernah selesai, ia masuk di Panja DPR RI. Setelah ia duduk di Panitia Kerja (Panja) DPR RI akhirnya UU Keistimewaan DIY nomor 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY ditetapkan. Dengan UU tersebut, status istimewa melekat pada DIY sebagai bagian integral dalam sejarah pendirian negara-bangsa Indonesia.

“Bapak ibu, buat saya Jogja selalu istimewa. Sekian tahun yang lalu saya punya pengalaman tentang Jogja ketika hampir belasan tahun UU Keistimewaan Jogja tidak pernah selesai. Rasanya memang menunggu kawan-kawan yang punya komitmen. Saya diberikan amanah sebagai Ketua Panja dan kita bisa menyelesaikan UU Keistimewaan Jogja. Maka saya melihat warga Jogja dan sekitarnya yang hari ini berkumpul di Alun-alun Wates, panjenengan semua pancen istimewa,” kata Ganjar Pranowo, Capres nomor urut 03 yang berpasangan dengan Cawapres Mahfud MD, dalam acara Hajatan Rakyat Ganjar Mahfud di Alun-Alun Kota Wates, Kulon Progo, DIY, Minggu 28 Januari 2024.

Capres nomor 3 Ganjar Pranowo. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Menurut Ganjar Pranowo, untuk mendapat status istimewa tersebut memang melalui proses yang cukup panjang. Ganjar sendiri terlibat langsung dalam penyusunan UU Keistimewaan DIY itu.

Dalam acara yang dihadiri ribuan pendukung maupun grup band papan atas SLANK, Yenny Wahid, Butet Kertaredjasa dan sebagainya itu, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa Yogyakarta memang layak disebut Daerah Istimewa.

Menurut Ganjar, hal ini dapat dilacak dari kontribusi Sri Sultan Hamengku Buwono IX (Kraton Yogyakarta) dalam mendukung Kemerdekaan RI dan Yogyakarta. Selain itu, Yogyakarta juga kaya akan seni dan budaya serta keindahan alam sehingga layak dijadikan daerah tujuan wisata.

Di samping itu, Yogyakarta juga dikenal sebagai kota pendidikan. Ganjar sendiri punya pengalaman hidup di Yogyakarta sejak SMA sampai kuliah.

BACA JUGA:

“Dalam proses pendidikan di Yogyakarta tidak hanya menuntut ilmu namun juga belajar tata krama, unggah ungguh, adab dan etika,” kata Ganjar Pranowo seraya menambahkan bahwa kemampuan menyerap ilmu dan teknologi yang cukup harus diimbangi dengan sikap dan perilaku yang menjunjung tata krama, unggah ungguh, adab dan etika sehingga terjadi keselerasan.

Pada kesempatan itu, Ganjar menyampaikan salah satu program bersama Cawapres Mahfud MD, yakni memberikan fasilitas internet gratis kepada seluruh siswa di Indonesia. Sebab, fasilitas internet gratis lebih penting daripada makansiang dan susu gratis bagi pelajar.

Selain itu, Program 1 Keluarga Miskin, 1 Sarjana juga menjadi salah satu program unggulan pasangan Ganjar-Mahfud. Dengan program tersebut, Sarjana dari dari Keluarga Miskin tersebut mampu mengangkat kehidupan keluarganya menjadi lebih baik atau tidak miskin lagi.

Suasana hajatan rakyat di Alun-alun Wates, Kulonprogo. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Setelah berturut-turut dari Kota Bandung, Sidoarjo, Cirebon dan Medan, Ganjar Pranowo mengikuti hajatan rakyat di Alun-Alun Kota Wates, Kulon Progo, DIY, Minggu 28 Januari 2024. Event Hajatan Rakyat Ganjar Mahfud itu telah dilaksanakan di berbagai kota di beberapa provinsi di Indonesia, termasuk NTT. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai dengan batas waktu jadwal kampanye terbuka berakhir 10 Pebruari 2024.

Event “Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud” didukung sepenuhnya oleh Relawan “Progresif” (Program Gotong Royong untuk Ekonomi Sejahtera dan Inklusif). Acara Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Alun-alun Wates dihadiri hampir 100.000 pendukung paslon nomor 3 baik dari unsur parpol pengusung yakni PDI Perjuangan, PPP, Perindo dan Hanura dan berbagai kelompok relawan yang hadir dari seluruh DIY dan beberapa kota seperti Purworejo, Klaten, Magelang dan Solo. Sejumlah fungsionaris parpol pengusung, relawan Ganjar-Mahfud dan pengurus Progresif juga hadir di Alun-Alun Kota Wates, Kulon Progo, DIY. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *