Kementerian PUPR Siapkan Strategi Meminimalisir Banjir pada Musim Hujan

beritabernas.com – Kementerian PUPR telah menyiapkan berbagai strategi dalam mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya banjir maupun bencana hidrologi di Indonesia menghadapi musim hujan 2022/2023.

Strategi tersebut antara lain dengan mengkoordinir Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS/BWS) untuk memantau tampungan air, mengoptimalkan infrastruktur pengendali banjir seperti tanggul dan pengaman pantai, infrastruktur pengendali lava, banjir lahar dingin dan sedimen melalui pemanfaatan sabo dam dan check dam.

Selain itu, Kementerian PUPR juga telah menyiapkan pompa pengendali banjir, tunnel pengendali banjir, dan kolam retensi.

https://www.instagram.com/kemenpupr/

“Kementerian PUPR juga bekerja sama dengan BMKG untuk melakukan prediksi banjir, pemutakhiran peta kejadian banjir dan peta prakiraan potensi banjir, di mana berdasarkan prakiraan hujan BMKG, puncak musim hujan tahun 2022/2023 akan terjadi pada Desember-Januari,” tulis Kementerian PUPR dikutip beritabernas.com di akun instagramnya.

Selain itu juga diperlukan peningkatan koordinasi antara kementerian/lembaga, pemda, TNI/Polri serta masyarakat sebagai bentuk antisipasi dan peningkatan kesiapsiagaan.

Menanggapi hal itu, seorang warganet shokib.99 di kolom komentar mengharapkan agar wilayah Lamongan Bengawan dalam perlu lebih diperhatikan. Karena sebelumnya terjadi banjir yang begitu lama sampai 7 bulan yang merendam 10.500 hektar tambak.

“Tolong bapak koordinasi pihak terkait untuk antisipasi sebelum datangnya air khususnya wilayah hilir semoga ada perbaikan sluis 2 yg sudah lapuk/ tidak normal, dan terjadi pendangkalan yg luar biasa, tolong segera ditindaklanjuti,” tulisnya. (lip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *