Okky Madasari kepada WKRI: Jangan Terkecoh dengan Program Makan Siang Gratis

beritabernas.com – Penulis novel dan akademisi Okky Madasari mengingatkan kaum ibu, termasuk anggota WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia), agar tidak terkecoh dengan program makan siang gratis dan susu gratis yang disampaikan pasangan calon presiden (capres) tertentu.

Program makan siang gratis dan susu gratis itu, menurut Okky Madasari dalam seminar Satu Abad WKRI, perlu dikritisi apalagi program tersebut dikaitkan dengan upaya mengatasi stunting. Sebab, mengatasi stunting harus dimulai dari ibu, bukan dengan makan siang gratis dan susu gratis.

“Ibu-ibu kan sudah tahu bahwa cara mengatasi stunting itu dimulai sejak dari ibunya. Maka ketika ada capres yang bilang bahwa kita akan menyedaan makan siang gratis di sekolah-sekolah untuk mengatasi stunting, maka ibu-ibu harus tahu bahwa ada yang salah. Ada yang salah kalauu makan siang gratis itu untuk mengatasis tunting,” tegas Okky Madasari dalam seminar memperingati Satu Abad WKRI di Ruang Koenjono Kampus II Mrican USD, Sabtu 13 Januari 2024.

Okky Madasari (kanan) bersama Ketua WKRI Cabang Sleman Dra Restituta Sri Widiastuti SE Ak CA. Foto: Philipus Jehamun/beritabernas.com

Menurut Okky Madasari, ibu-ibu harus kritis terhadap program makan siang gratis. Kalau itu bertujuan untuk mengatasi stunting maka sebagai ibu harus tahu bahwa ada yang salah. Karena mengatasi stunting bukan dengan makan siang gratis. Mengatasi stunting harus dimulai dari ibu itu sendiri atau sejak anak dalam kandungan.

Hal yang sama juga dikritisi Okky Madasari terkait minum susu gratis. Sebab, susu terbaik bagi anak adalah ASI (air susu ibu) dan selepas masa penggunaan ASI itu sebenarnya manusia tidak terlalu butuh konsumsi susu. Apalagi susu gratis yang diberikan itu adalah susu kotak yang jelas-jelas pakai gula tambahan. Itu nanti tidak akan bisa untuk mengatasi stunting tapi malah menimbulkan penyakit gula.

BACA JUGA:

“Ini kan bicara menggunakan intlektualitas kita. Kita harus punya kesadaran menggunakan intelektualitas untuk mengkritisi program-program capres yang ada. Jangan melihat program makan siang gratis untuk memudahkan ibu-ibu agar tidak menyiapkan makan siang tapi apa benar makan siang gratis itu bisa mengatasi stunting. Sebagai ibu yang kritis pasti paham bahwa makan siang gratis itu tidak bisa mengatasi stunting,” tegas Okky Madasari.

Dari catatan beritabernas.com, Anggota Komisi IX DPR RI H Sukamto menyebut untuk mengatasi stunting maka ibu-ibu hamil harus onsumsi makanan bergizi dan seimbang. Sebab, makanan bergizi dan seimbang, khususnya bagi ibu hamil dan balita, dapat menekan angka stunting. 

Ketua WKRI Cabang Sleman Dra Restituta Sri Widiastuti SE Akt CA bersama Pastor Pembina WKRI Romo Dadang dalam seminar Satu Abad WKRI di Kampus USD Mricanf, Sabtu 13 Januari 2024. Foto: Philipus Jehamun/ beritabernas.com

Stunting itu bukan penyakit, tetapi karena kekurangan gizi mulai dari kandungan. Karena itu, ibu hamil harus makan makanan yang bergizi. Balita juga harus makan makanan yang bergizi, terutama yang enam bulan ke atas,” kata Anggota Komisi IX DPR RI H Sukamto dalam kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana di Gedung Serbaguna Dusun Banyumeneng, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Sleman, DIY, Rabu 30 Agustus 2023.

Menurut H Sukamto, selain karena kurang asupan gizi, stunting juga disebabkan oleh pernikahan dini. Bahkan menurut Sukamto, pernikahan dini menjadi faktor utama penyebab stunting. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk merencanakan pernikahan. 

“Jangan menikah terlalu muda, karena rahimnya belum siap untuk tidur bayi. Jangan terlalu sering juga, dikasih jarak kelahirannya. Jangan juga terlalu tua. Karena itu, menikah harus direncanakan,” kata Anggota DPR RI dari PKB Dapil DIY ini. (lip)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *