FLB 2026 Siap Bergulir, KYM Gandeng PGRI Gelar Workshop

beritabernas.com – Semangat literasi di Kabupaten Bantul kembali bergelora. Menyongsong Festival Literasi Bantul (FLB) 2026, Komunitas Yuk Menulis (KYM) berkolaborasi dengan PGRI Kabupaten Bantul menggelar Workshop Menulis yang akan berlangsung di Aula Pemda II Manding, Selasa 4 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyatukan visi sekaligus membekali peserta dalam menghasilkan karya terbaik yang akan diterbitkan dalam dua buku antologi pada FLB 2026.

Founder KYM, Vitriya Mardiyati, menjelaskan bahwa FLB tahun ini hadir dengan konsep yang lebih segar dan menyentuh kehidupan masyarakat. Setelah sukses menerbitkan antologi puisi Untukmu Ibu pada 2024 dan Eksotika Bumi Projotamansari pada 2025, kini peserta diajak menulis true story bertema “Bahagiaku Menjadi…” sesuai profesi masing-masing, serta antologi puisi bertema “Rukun Sama Teman.”

“Workshop ini bukan sekadar penyampaian materi menulis. Kami ingin seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai konsep karya, proses kreatif, hingga tahapan penyusunan naskah sampai akhirnya menjadi buku yang siap diterbitkan,” ujar Vitriya.

Sementara Penanggung Jawab Kegiatan Sutanto, mengungkapkan bahwa FLB 2026 kembali melibatkan berbagai tokoh penting di Kabupaten Bantul sebagai penulis sekaligus inspirator. Di antaranya Bupati Bantul, Bunda Literasi, Kepala Disdikpora, Kepala Dispusip, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Balai Dikmen, hingga Ketua PGRI Kabupaten Bantul.

Baca juga:

Menurut Sutanto, tema “Bahagiaku Menjadi…” dipilih karena mampu menggali pengalaman pribadi yang autentik, penuh makna, sekaligus menginspirasi pembaca.

“Setiap profesi memiliki cerita perjuangan dan kebahagiaannya sendiri. Murid dapat menulis kisah bahagianya menjadi pelajar, guru berbagi pengalaman menjadi pendidik, sementara para tokoh publik dapat menceritakan perjalanan pengabdian mereka kepada masyarakat. Dari kisah-kisah sederhana itulah akan lahir inspirasi yang luar biasa,” kata Sutanto di kediamannya di Celep, Srigading, Sanden, Rabu 29 Juli 2026.

Kolaborasi KYM dengan PGRI Kabupaten Bantul pun mendapat sambutan positif. Ketua PGRI Kabupaten Bantul, Totok Sudarto, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh kegiatan tersebut dengan menggerakkan peserta dari seluruh kapanewon.

“Begitu menerima surat dari KYM pada 25 Juli 2026, kami langsung meneruskan pemberitahuan kepada seluruh pengurus PGRI kapanewon se-Bantul. Kami meminta setiap kapanewon mengirimkan 15 peserta agar workshop ini dapat menjangkau lebih banyak guru,” kata Totok.

Workshop ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya karya-karya literasi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu merekam pengalaman hidup, nilai-nilai pengabdian, serta semangat kebersamaan masyarakat Bantul. Melalui FLB 2026, KYM dan PGRI Bantul optimistis budaya menulis akan semakin tumbuh dan menginspirasi berbagai kalangan. (phj)


There is no ads to display, Please add some

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *