beritabernas.com – Hj R Ngt Susilawati Susmono, seorang seniman, sastrawan, budayawan, dan cendikiawan yang juga Pendiri dan Pemilik Yayasan Riyadhatul Ihsan, Yayasan Tunas Sejati dan Yayasan Serat Holistik Kehidupan membangkitkan semangat kebangsaan mahasiswa baru Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) tahun akademik 2026/2027.
Dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus 1 UNRIYO, Rabu 23 September 2026, pendiri ketiga yayasan, termasuk Yayasan Serat Holistik Kehidupan yang menaungi Museum Serat Holistik Kehidupan Susilawati Susmono (MSHKSS) Yogyakarta dan Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati (LPTIT Tunas Sejati) ini mengajak mahasiswa menyerukan yel-yel “Yang Berdaulat Hakikat Merah Putih Berkibar Dalam Diri!”. Yel-yel ciptaan Hj R Ngt Susilawati Susmono ini untuk memotivasi dan membangkitkan semangat para mahasiswa baru UNRIYO.
Baca juga:
- Hj R Ngt Susilawati Susmono: Pancasila Mengandung Nilai Kehidupan yang Holistik
- Buku “Buah Pemikiran Susilawati Susmono: 40 Tahun Berkarya Melalui 8.110 Karya” Diluncurkan
Setelah menguraikan arti, makna dan sejarah wawasan kebangsaan, ia mengingatkan bagaimana peran generasi muda sebagai penikmat dan pengisi kemerdekaan. Melalui Laboratorium Karakter Susilawati Susmono (LKSS), Hj R Ngt Susilawati Susmono menyebut skema “3 in 1” dalam LKSS, yaitu Metodologi Ilmiah Mengenal Diri (mikro)-Nation & Character Bulding (makro), Metodologi Ilmiah Integritas Diri (mikro)-Integritas Bangsa (makro) dan Metodologi Ilmiah Kematangan Jiwa Pamcasila (mikro)- Kematangan Pancasila (makro).
Ketiga skema ini akan berevolusi di dalam diri dan menghasilkan Metodologi Ilmiah Kedaulatan Diri (mikro)-Kedaulatan Bangsa (makro), yang bermakna berdaulat dalam hubungan dengan sesama manusia, alam semesta dan Tuhan Yang Maha Esa. Kedaulatan mengandung filosofi bendera Merah Putih dan Hakikat Merah Putih Berkibar Dalam Diri.
Selanjutnya Susilawati Susmono menyampaikan 5 hal yang sangat mendasar yang harus dipahami, dikenali, dan dirawat dengan sebaik-baiknya agar mencapai kesuksesan hidup, yaitu mesin raga hidup, mesin jiwa hidup, mesin akal hidup, mesin hati hidup dan mesin rohani hidup.

Menurut Hj R Ngt Susilawati Susmono, semua mesin harus dikenali dan dirawat, jangan sampai mesin raga, mesin jiwa, mesin akal, mesin hati dan mesin rohani rusak. Ia mengibaratkan mobil dinyalakan di garasi, tidak dijalankan, maka mesin akan menjadi rusak dan karatan. Suatu analogi yang mudah dicerna oleh mahasiswa namun bermakna sangat dalam di dalam menjalani kehidupan.
Susilawati Susmono juga menekankan agar para mahasiswa menanamkan tekad “hari ini aku harus berhasil. Jangan menoleh kiri dan kanan. Tanamkan-aku akan berhasil dengan jati diriku sendiri! Kita harus bergerak dari titik 1, 2, 3 dan seterusnya untuk mencapai puncak keberhasilan. Setiap diri pasti ingin memiliki masa depan yang cerah.
Ajakan, motivasi dan dorongan Hj R Ngt Susilawati Susmono ini disambut mahasiswa dengan penuh semangat dan harapan.
Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus 1 UNRIYO ini merupakan realisasi dari penjajagan kerja sama antara MSHKSS, LPTIT Tunas Sejati, dengan UNRIYO. Materi yang diusung sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan oleh Panitia PKKMB berjudul “Wawasan Kebangsaan” kepada sejumlah 350 mahasiswa baru.
Selama 40 tahun berkarya sejak tahun 1986 sampai saat ini, Susilawati Susmono telah menghasilkan 8.215 karya yang digerai di Museum Serat Holistik Kehidupan Susilawati Susmono Yogyakarta, ISAQ Center & Gallery Jakarta, Galeri Susilawati Bangka dan Susilawati Susmono Official. Karya-karya tersebut terdiri dari buku, kurikulum pendidikan karakter, intellectual & art performance, Jurnal Holistik Kehidupan, Buletin Holistik Kehidupan, tari, batik, sastra, video klip dan lagu, lukisan, dan podcast Aransemen Kehidupan. (*/phj)
There is no ads to display, Please add some